intisari berita
- Pemerintah akan membangun jembatan permanen di Air Ruak, Belitung Timur, mulai Desember 2025 dengan anggaran sekitar Rp19 miliar.
- Jembatan ini diharapkan meningkatkan konektivitas dan ekonomi masyarakat setempat.
BELITUNG- Pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung akan memulai pembangunan jembatan permanen Air Ruak di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Renggiang, Kabupaten Belitung Timur pada Desember 2025. Proyek ini merupakan kelanjutan dari pembangunan jembatan bailey dan ramp door yang sebelumnya telah diselesaikan di lokasi yang sama.
Kepala BPJN Bangka Belitung, Susan Novelia, menjelaskan bahwa proyek ini akan menggunakan skema Multi Years Contract (MYC) untuk periode 2025–2026 dengan masa pelaksanaan selama 10 bulan.
“Pelaksanaan akan dimulai satu bulan di akhir tahun 2025 dan sisanya dilanjutkan pada tahun 2026,” ujar Susan, Senin (3/11/2025).
Jembatan permanen yang akan dibangun adalah tipe gelagar dengan total anggaran sekitar Rp19 miliar. Saat ini, desain konstruksi jembatan sedang dalam tahap persiapan.
“Untuk desainnya sedang disiapkan. Kami memastikan struktur jembatan nantinya akan lebih kokoh dan aman, menggantikan jembatan sebelumnya yang bersifat sementara,” ungkap Susan.
Sebelumnya, masyarakat di wilayah Simpang Tiga mengandalkan jembatan sementara jenis bailey dan ramp door untuk akses transportasi. Dengan dibangunnya jembatan permanen ini, diharapkan konektivitas antarwilayah di Belitung Timur semakin lancar dan dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.












