intisari berita
- Festival Gema Budaya Desa Terong 2025 dibuka meriah di Belitung, mengangkat tema pelestarian alam dan budaya.
- Berbagai acara menarik digelar selama lima hari, didukung penuh oleh pemerintah daerah dan masyarakat.
- Festival ini bertujuan untuk mempromosikan Desa Terong sebagai destinasi wisata unggulan yang berkelanjutan.
Sijuk, Belitung– Festival Gema Budaya Desa Wisata Kreatif Terong ke-7 dibuka dengan meriah di Dusun II Bebute, Desa Terong, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, pada Rabu malam, 5 November 2025.
Mengusung tema “Berandun Bersama Lestarikan Alam dan Budaya Desa”, acara tahunan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan keindahan alam Belitung.
Festival yang berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 November 2025, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, seperti Fun Trail Run 5 km, bazar produk UMKM, pertunjukan seni, pameran kreatif, serta perlombaan tradisional.
Wakil Bupati Belitung, Syamsir, dalam sambutannya menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus membangun daerah melalui kerja sama yang solid dan berkelanjutan.
“Dengan semangat berkolaborasi, bekerja kompak, dan bekerja bersama-sama, kita akan terus berupaya memajukan Kabupaten Belitung,” ujarnya.
Kepala Desa Terong, Iswandi, menjelaskan bahwa festival ini merupakan agenda tahunan yang telah memasuki tahun ketujuh. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pembangunan daerah yang selaras dengan visi dan misi Bupati Belitung.
“Kami berterima kasih kepada para donatur dan sponsor yang telah memberikan dukungan, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ucapnya.
Iswandi menambahkan bahwa Fun Trail Run 5 km menjadi salah satu rangkaian kegiatan festival. Selain sebagai ajang olahraga, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan Desa Terong sebagai salah satu wilayah dengan udara terbersih di Indonesia, serta mengampanyekan gaya hidup sehat melalui pesan, “Kalau mau sehat, datanglah ke Desa Terong.”
Lebih lanjut, Iswandi mengungkapkan bahwa Desa Wisata Kreatif Terong telah dirintis sejak tahun 2013 melalui kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat. Ia menyadari bahwa tantangan ke depan tidaklah mudah, terutama dalam meningkatkan kualitas pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga pada peningkatan perputaran ekonomi masyarakat lokal.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam mengajak semua pihak, baik dari pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat untuk terus memberikan dukungan dalam pengembangan Desa Wisata Kreatif Terong sebagai destinasi unggulan Belitung,” tutupnya.
Festival Gema Budaya dan Alam Desa Wisata Kreatif Terong adalah wujud nyata semangat masyarakat Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, dalam menjaga warisan budaya dan alam, serta memperkuat posisi Desa Terong sebagai destinasi wisata berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan.












