
Intisari Berita
- Air pasang tinggi pada Senin siang (10/11/2025) menyebabkan banjir rob di Desa Kurnia Jaya, Kecamatan Manggar, Belitung Timur. Genangan air setinggi 60 cm merendam puluhan rumah warga di empat titik: Dusun Arab 1, Dusun Kurnia, Kawasan Minapolitan, dan Dusun Assalam.
- BPBD Belitung Timur telah menurunkan tim untuk pendataan dan pemantauan. Air mulai surut sore hari, dan warga masih bertahan di rumah masing-masing.
BELITUNG TIMUR — Air pasang tinggi yang terjadi pada Senin siang, 10 November 2025, menyebabkan banjir rob di sejumlah titik di Desa Kurnia Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Belitung Timur, Robby Yanuar, banjir mulai terjadi sekitar pukul 12.00 WIB dengan ketinggian genangan air mencapai 60 sentimeter dan masuk ke rumah warga.
“Air laut pasang tinggi menyebabkan genangan masuk ke permukiman warga. Ada beberapa titik terdampak,” ujar Robby.
Titik Lokasi Terdampak:
- Jalan Sulawesi, Dusun Arab 1: 17 rumah, 26 KK
- Belakang SD 15 Manggar, Dusun Kurnia: 19 rumah
- Kawasan Minapolitan: 18 KK
- Dusun Assalam: 7 KK
Robby menambahkan bahwa banjir rob kali ini diperparah oleh hujan ringan yang turun siang hari. Namun, air mulai surut pada sore hari seiring turunnya pasang.
BPBD Belitung Timur telah menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan dan memantau kondisi warga. Koordinasi terus dilakukan dengan perangkat desa dan kecamatan.
“Untuk sementara, warga masih bertahan di rumah masing-masing karena air berangsur surut,” tutup Robby.
Sementara itu Kepala Desa Kurnia Jaya, Manggar Belitung Timur’ Djus’an, ikut memantau secara langsung bersama dengan BPBD Belitung Timur menurut nya banjir rob ini mesti diwaspadai, saat ini genangan air sudah mencapai Talud
Kepala Desa Kurnia Jaya, Jus’an, menyampaikan kekhawatirannya atas kondisi air laut yang telah melampaui talud pelindung di wilayah pesisir desa. Dalam pesan yang dikirim pada Senin (10/11), Jus’an menegaskan bahwa air laut sudah berada di atas talud, bahkan saat dirinya berdiri di lokasi, air telah melewati batas pelindung tersebut.
“Air laut nya sudah di atas talud, abang. Ini aku bediri lewat taludnya,” ujar Jus’an dalam pesan singkatnya.
Kekhawatiran semakin meningkat menjelang musim hujan dan pasang besar yang diperkirakan terjadi pada bulan Desember. Jus’an memastikan bahwa jika hujan lebat turun, genangan air akan jauh lebih tinggi dari kondisi saat ini.
“Saya sangat khawatir kalau hujan lebat, bang. Saya pastikan akan lebih dari ini. Ini belum waktu pasang besar. Nanti bulan 12 akan lebih besar lagi,” tambahnya.
Dampak dari kondisi ini sudah dirasakan oleh warga. Di Dusun Kurnia, tercatat sebanyak 19 rumah terdampak rob, sementara di Dusun Arab 1, jumlah rumah terdampak mencapai 26 unit. Data ini sedang disiapkan untuk disampaikan kepada Dinas Sosial, BPBD, dan Pemerintah Desa sebagai dasar penanganan lebih lanjut.
“Ini sedang olah data untuk disampaikan kepada Dinsos, BPBD, dan Pemdes,” tutup Jus’an.
Tindakan Lanjutan:
Pemerintah Desa Kurnia Jaya berharap adanya respons cepat dari instansi terkait untuk mitigasi dan bantuan darurat. Warga diminta tetap waspada, terutama menjelang puncak musim pasang dan hujan.














