Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • BBM Subsidi Kini Full Digital: 394 Ribu Kendaraan Terjaring Sistem QR Code
Inshot 20251118 203903480

BBM Subsidi Kini Full Digital: 394 Ribu Kendaraan Terjaring Sistem QR Code

Intisari Berita

  • Pertamina Patra Niaga telah memblokir 394.000 nomor polisi kendaraan yang terindikasi melakukan penyalahgunaan BBM subsidi melalui sistem Subsidi Tepat berbasis QR Code.
  • Sistem ini memungkinkan deteksi dini terhadap pembelian berulang dan penyalahgunaan identitas kendaraan. Hasilnya, penyaluran Biosolar dan Pertalite menjadi lebih terkendali, dengan penyaluran Biosolar di bawah 1,5% dari kuota nasional dan Pertalite di bawah 10%.
  • Selain itu, Pertamina juga membina 544 SPBU untuk memperkuat pelaksanaan program Subsidi Tepat.
  • Masyarakat diimbau untuk mendaftarkan kendaraan dan menggunakan QR Code saat membeli BBM subsidi.

JAKARTA, 18 November 2025— Pertamina Patra Niaga mengambil langkah tegas dalam pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Hingga November 2025, sebanyak 394.000 nomor polisi kendaraan resmi diblokir karena terindikasi menyalahgunakan pembelian Biosolar dan Pertalite subsidi.

Langkah ini merupakan bagian dari implementasi sistem Subsidi Tepat berbasis QR Code, yang kini wajib digunakan di seluruh SPBU untuk memastikan BBM subsidi tepat sasaran.

Sistem Digital Deteksi Penyelewengan

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menjelaskan bahwa QR Code yang digunakan terhubung langsung dengan database pendaftaran kendaraan dan kuota BBM yang berhak diterima. Sistem ini mampu mendeteksi pembelian berulang, penyelewengan, hingga penyalahgunaan identitas kendaraan.

“Sistem Subsidi Tepat telah mengidentifikasi fraud terhadap 394.000 nopol kendaraan yang kami blokir untuk antisipasi dan mitigasi penyalahgunaan BBM subsidi di SPBU,” ujar Mars Ega dalam RDP Komisi VII DPR RI, Senin (17/11/2025).

Penyaluran BBM Subsidi Kini Lebih Terkendali

Pertamina mencatat dampak signifikan dari penerapan QR Code:

  • Penyaluran Biosolar terkendali di bawah 1,5% dari kuota nasional
  • Penyaluran Pertalite berada di bawah 10% dari kuota yang ditetapkan

Angka ini menunjukkan keberhasilan program dalam mencegah lonjakan konsumsi tidak wajar dan menekan praktik penyelewengan yang merugikan negara.

544 SPBU Dibina, Pengawasan Diperkuat

Selain pemblokiran, Pertamina juga melakukan pembinaan terhadap 544 SPBU di seluruh Indonesia. Fokus pembinaan meliputi:

  • Evaluasi kepatuhan terhadap SOP penyaluran BBM subsidi
  • Peningkatan pengawasan transaksi
  • Edukasi ulang penggunaan QR Code
  • Penerapan standar keamanan dan transparansi operasional

“Selama 2025 kami telah melakukan pembinaan terhadap 544 SPBU dalam rangka memperkuat pelaksanaan program Subsidi Tepat,” jelas Mars Ega.

Imbauan untuk Masyarakat: Daftar dan Gunakan QR Code

Pertamina mengimbau masyarakat yang berhak menerima BBM subsidi untuk:

  • Mendaftarkan kendaraan melalui aplikasi atau situs resmi SubsiDITEpat
  • Menggunakan QR Code pribadi saat membeli Solar dan Pertalite
  • Memastikan data kendaraan sesuai dengan ketentuan program

Penyaluran BBM subsidi kini diawasi secara digital dan real time, termasuk batas kuota harian dan bulanan, guna memastikan keadilan dan efisiensi distribusi.

Artikel Terkait

Inshot 20251205 214943024

Bupati Belitung Teken MoU Pengembangan…

Intisari Berita JAKARTA,— Komitmen Pemerintah Kabupaten…

Inshot 20251205 200213879

“Kalau Tidak Ada Makanan, Kirimkan…

intisari Berita Delapan hari telah berlalu…

Inshot 20251205 190703601

Wapres Gibran Kunjungi Tapanuli Selatan,…

Intisari Berita Wakil Presiden RI, Gibran…

BBM Subsidi Kini Full Digital: 394 Ribu Kendaraan Terjaring Sistem QR Code – Media Daulat Rakyat