Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Hukum
  • Batara Tantang Duel Ketua Pemuda Pancasila Babel di Bateng Usai Gagal Ngamen Koin di PN Pangkalpinang, Massa Turun Tangan
Inshot 20251125 150955085

Batara Tantang Duel Ketua Pemuda Pancasila Babel di Bateng Usai Gagal Ngamen Koin di PN Pangkalpinang, Massa Turun Tangan

Intisari Berita

  • Batara gagal ngamen koin Rp22 juta di depan PN Pangkalpinang karena diusir dan dirasakan dikeroyok oleh massa OKP, LSM, dan ormas.
  • Akibatnya, ia menantang Ketua Pemuda Pancasila Babel untuk berduel di Bateng, difasilitasi KONI, dengan bentuk apapun.
  • Penggalangan dana untuk terdakwa Hellyana akan dilanjutkan secara daring.

PANGKALPINANG, – Suasana di depan Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang sempat memanas ketika massa tergabung dari Organisasi Kemasyarakatan Pancasila (OKP), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan berbagai organisasi massa (ormas) mengusir Batara yang berniat melakukan aksi ngamen penggalangan dana Rp22 juta koin.

Akibat gagalnya aksi tersebut, Batara melontarkan tantangan terbuka kepada Ketua Pemuda Pancasila Provinsi Bangka Belitung (Babel), Yamoa’a Harefa, untuk berduel di Bangka Tengah, Selasa (25/11/2025).

Kejadian dimulai ketika Batara dan empat rekanannya tiba di depan PN Pangkalpinang membawa gitar, bersiap melakukan aksi ngamen. Menurut Batara, tujuan penggalangan dana tersebut adalah untuk membantu terdakwa Hellyana yang saat ini sedang tersandung kasus dan menjalani persidangan di pengadilan tersebut.

Dia berencana mengumpulkan total Rp22 juta dalam bentuk koin untuk mendukung kebutuhan Hellyana selama proses hukum.

Namun, sebelum aksi ngamen dapat dimulai, ratusan massa tiba di lokasi dan menutup pintu gerbang masuk PN Pangkalpinang. Pihak Kepolisian dari Polresta Pangkalpinang segera turun tangan untuk menjaga ketertiban, bersama preman dan pegawai pengadilan yang juga ikut menjaga lokasi.

Situasi semakin memanas ketika massa mulai meneriakkan panggilan untuk Batara pergi dari lokasi.

“Pergi Batara, jangan ngamen di sini karena Babel aman dan kondusif,” teriak salah satu perwakilan massa yang tergabung dalam OKP, LSM, dan ormas.

Tegangan antara massa dan pihak pengamanan sempat melonjak, dengan terjadinya aksi dorong dan desakan. Batara mengaku merasa terancam dan dikeroyok oleh sekitar 300 orang massa, yang menurutnya membawa kemarahan dan bahkan senjata, sementara dia dan kelompoknya hanya membawa gitar dan tidak memikul senjata apapun.

“Iya, aku kecewa karena mereka mau ngeroyok aku karena aku bersuara, bikin sikap untuk mengumpulkan koin untuk membantu bu Hellyana tapi mereka mengganyang kami, memperkusi kami — untung saja ada pihak Kepolisian. Kalau tidak ada pihak Kepolisian, mungkin ada yang mati diantara kami,” ungkap Batara dalam wawancara telepon seperti dilansir dari Bangkapos.com.

Setelah aksi ngamen batal tergelar, Batara yang berasal dari Bangka Selatan menyampaikan tantangan terbuka kepada Ketua Pemuda Pancasila Babel. Ia mengajak Yamoa’a Harefa untuk berduel sebagai seorang laki-laki, dengan difasilitasi Komite Olahraga (KONI) Bangka Tengah.

Lokasi duel diusulkan di Bangka Tengah, dengan Batara akan datang dari Bangka Selatan dan pihak Pemuda Pancasila dari Pangkalpinang.

“Jadi, tolong dimuat aku menantang ketua Pemuda Pancasila untuk duel sebagai seorang laki-laki difasilitasi oleh Komite Olahraga di Bangka Tengah. Jadi kita dari Bangka Selatan ke Bangka Tengah, mereka dari Pangkalpinang ke Bangka Tengah dan duel di Bangka Tengah,” ucapnya.

Batara bahkan menyatakan bersedia berduel dengan bentuk apapun, mulai dari boxing, karate, hingga jujutsu. Ia menekankan bahwa duel tersebut bertujuan untuk menunjukkan kejujuran sebagai “kesatria” dan menghentikan perilaku “geng buser” yang menurutnya dilakukan oleh massa.

“Boleh ring, boleh di tempat yang karateka boleh karena karateka kan tidak pakai ring tapi pakai karpet. Secara apapun boleh bang, secara jujufu, secara boxing boleh aku tantang ketua Pemuda Pancasila untuk duel sebagai seorang laki-laki, sebagai seorang kesatria di Bangka Tengah,” tegasnya.

Meskipun aksi ngamen gagal, Batara menegaskan bahwa ia akan tetap melanjutkan penggalangan dana untuk Hellyana melalui jalur daring.

Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Ketua Pemuda Pancasila Provinsi Babel terkait tantangan yang diajukan Batara.

Artikel Terkait

Inshot 20251205 214943024

Bupati Belitung Teken MoU Pengembangan…

Intisari Berita JAKARTA,— Komitmen Pemerintah Kabupaten…

Inshot 20251205 200213879

“Kalau Tidak Ada Makanan, Kirimkan…

intisari Berita Delapan hari telah berlalu…

Inshot 20251205 190703601

Wapres Gibran Kunjungi Tapanuli Selatan,…

Intisari Berita Wakil Presiden RI, Gibran…

Batara Tantang Duel Ketua Pemuda Pancasila Babel di Bateng Usai Gagal Ngamen Koin di PN Pangkalpinang, Massa Turun Tangan – Media Daulat Rakyat