Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Bupati Belitung Pimpin Rakor Kepala Desa dan Ketua BPD
Inshot 20260106 105653665

Bupati Belitung Pimpin Rakor Kepala Desa dan Ketua BPD

Intan Berita

  • Rakor diikuti seluruh Kepala Desa dan Ketua BPD se-Kabupaten Belitung, bersama jajaran pemerintah daerah.
  • Pesan utama Bupati: tata kelola desa harus disiplin, transparan, akuntabel; keberhasilan diukur dari manfaat anggaran bagi masyarakat, bukan sekadar serapan.
  • APBDes 2025: sekitar Rp115–116 miliar, dengan realisasi ±85%.
  • Ekonomi daerah: pertumbuhan Belitung 4,59% (lebih tinggi dari provinsi, tapi di bawah target nasional).
  • Arah kebijakan: dorong inovasi desa lewat ketahanan pangan, BUMDes, dan industri kecil berbasis lokal.
  • Peran BPD: mitra strategis dalam pembinaan dan pengawasan desa.
  • Wabup: menekankan evaluasi berkala perangkat daerah; PAD Belitung 2025 tembus Rp205 miliar, melampaui target.
  • Harapan bersama: sinergi kuat antara kabupaten, kecamatan, dan desa untuk pemerintahan desa yang transparan, berintegritas, dan berorientasi kesejahteraan masyarakat.

Tanjungpandan, Belitung – Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos., didampingi Wakil Bupati Syamsir, S.I.Kom., serta Sekretaris Daerah Marzuki, S.IP., memimpin Rapat Koordinasi Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Belitung. Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor DPPKBPMD Kabupaten Belitung, Selasa (30/12/2025).

Rakor turut dihadiri Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda, para camat, serta seluruh kepala desa dan ketua BPD se-Kabupaten Belitung.

Tata Kelola Desa
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa tata kelola pemerintahan desa mencerminkan tata kelola pemerintah daerah. Karena itu, pengelolaan keuangan desa harus disiplin, transparan, dan akuntabel.

Pada 2025, total APBDes Kabupaten Belitung mencapai Rp115–116 miliar dengan realisasi sekitar 85 persen. Bupati menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari serapan anggaran, tetapi dari manfaat nyata bagi masyarakat. “Anggaran desa adalah instrumen fiskal untuk menggerakkan perekonomian daerah,” ujarnya.

Pertumbuhan Ekonomi
Secara makro, pertumbuhan ekonomi Belitung tercatat 4,59 persen, lebih tinggi dari rata-rata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (3,95 persen), meski masih di bawah target nasional 5 persen. Bupati menekankan pentingnya sinergi pemerintah dan sektor swasta sebagai motor pertumbuhan.

Ia juga mendorong desa untuk lebih inovatif melalui penguatan ketahanan pangan, pengembangan BUMDes, serta industri kecil berbasis lokal yang berkelanjutan.

Peran BPD
Bupati mengingatkan agar perbedaan pandangan di desa tidak berlarut-larut karena dapat memengaruhi penyaluran dana desa dan penilaian kinerja daerah. “BPD adalah mitra strategis Pemerintah Desa dalam pembinaan dan pengawasan,” tegasnya.

Komitmen Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Syamsir menambahkan, evaluasi terhadap perangkat daerah dilakukan secara berkala untuk memastikan program berjalan efektif. Ia juga menyampaikan capaian positif, yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) Belitung yang melampaui target hingga Rp205 miliar, hasil dari kerja sama lintas sektor.

Harapan Sinergi
Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Belitung berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara kabupaten, kecamatan, dan desa, guna mewujudkan pemerintahan desa yang transparan, berintegritas, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Artikel Terkait

InShot 20260424

Wabup Belitung Apresiasi Kejuaraan Tinju…

Tanjungpandan, Belitung – Wakil Bupati Belitung,…

InShot 20260424

Wujudkan Masyarakat Sehat, Wabup Syamsir…

Tanjungpandan, .Belitung – Wakil Bupati Belitung,…

InShot 20260424

Puisi Puisi Edy Sukardi

Istri Rumahan vs istri Kantoran ESu…