Intisari Berita
- Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Maisinun melaksanakan reses di Desa Jangkang, Kecamatan Dendang, Belitung Timur pada 16 Januari 2026.
- Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menampung aspirasi masyarakat, yang mencakup persoalan ekonomi (program plasma dan upah di bawah UMR), pendidikan (kekurangan guru honorer), lingkungan (banjir), serta usulan peningkatan sarana olahraga.
- Maisinun berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.
Belitung Timur – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Dapil Belitung Timur, Maisinun (Umak), melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun Sidang II 2026 di Desa Jangkang, Kecamatan Dendang, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan yang menghadirkan Srikandi Partai Golkar ini disambut antusias masyarakat. Turut hadir Kepala Desa Jangkang Rosdiansyah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga Kecamatan Dendang khususnya Desa Jangkang.
Dalam sambutannya, Maisinun mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat yang hadir. Ia menegaskan komitmen untuk menampung dan memperjuangkan berbagai aspirasi demi kesejahteraan masyarakat Belitung Timur.
“Reses ini menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi. Kalau kite nyebutnye kelakar, silakan sampaikan apa yang ada di hati, unek-unek masyarakat, baik terkait pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, maupun keagamaan. Sampaikanlah di sini,” ujarnya.
Sementara itu, Rosdiansyah menyambut baik pelaksanaan reses dan mengucapkan terima kasih karena Desa Jangkang dipilih sebagai lokasi. “Kegiatan reses ini untuk menampung berbagai usulan dan permasalahan yang ada di daerah kita. Jadi bapak ibu silakan sampaikan apa yang ingin disampaikan, baik masalah kesehatan, pendidikan, maupun agama. Harapan kita, aspirasi ini bisa didengar dan terealisasi,” harapnya.
Pada sesi dialog, perwakilan masyarakat Joni Noviansyah menyampaikan sejumlah persoalan, di antaranya kesejahteraan ekonomi, program plasma di desa yang terdampak perusahaan, ketenagakerjaan seperti upah di bawah UMR, serta permasalahan lingkungan khususnya banjir.
Pihak komite sekolah juga mengungkapkan kekurangan tenaga pendidik, terutama guru honorer di SDN 2 Desa Jangkang. Selain itu, masyarakat mengusulkan peningkatan sarana dan prasarana olahraga untuk mendukung aktivitas kepemudaan dan masyarakat setempat.
Maisinun menegaskan akan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku di DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.












