MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, 17 Agustus 2026 – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Belitung tahun ini terasa istimewa. Setelah vakum sejak 2019, upacara kembali digelar di Stadion Pangkal Lalang dan dapat disaksikan langsung oleh masyarakat umum.
Suasana kebersamaan tanpa sekat menjadi ciri utama perayaan kali ini.
Upacara Kembali ke Stadion Setelah 7 Tahun
Terakhir kali masyarakat menyaksikan upacara HUT RI secara langsung di Stadion Pangkal Lalang adalah pada tahun 2019.
Tahun ini, warga kembali memadati stadion untuk bersama-sama merayakan detik-detik proklamasi.
Yang berbeda, tidak ada tenda khusus untuk pejabat. Seluruh peserta, mulai dari Forkopimda hingga masyarakat, berada dalam satu lapangan terbuka.
Bupati: Tidak Ada Sekat, Semua Menyatu
Bupati Belitung Djoni Alamsyah menegaskan, kesederhanaan dan kebersamaan ini sengaja dihadirkan untuk mencerminkan semangat persatuan.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. INDONESIA BERDAULAT, ADIL, DAN MAKMUR,” ucap Bupati Djoni Alamsyah dalam sambutannya.
Ia juga menyoroti makna dibalik penyatuan tempat upacara tersebut.
“Di sini auranya berbeda. Kita merasakan tidak ada sekat antara masyarakat, para pejabat, maupun seluruh peserta upacara. Panasnya matahari yang bersinar, itulah yang sama-sama kita rasakan bersama di lapangan.”
Menurut Bupati, semangat kemerdekaan harus diisi dengan kompak dan menjaga kondusifitas daerah.
“Mari kita bersama-sama kompak, bersatu, dan menjaga kondusifitas daerah yang alhamdulillah sampai hari ini masih bisa kita pertahankan.”
Simbol Kebersamaan Pemimpin dan Rakyat
Perayaan di Stadion Pangkal Lalang tahun ini menjadi simbol kembalinya semangat kebersamaan. Masyarakat dan pemimpin daerah berdiri sejajar, sama-sama menghormati perjuangan bangsa di bawah terik matahari.
Pemerintah Kabupaten Belitung berharap momentum HUT ke-81 ini dapat memperkuat rasa persatuan dan gotong royong dalam membangun daerah.












