MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, 4 September 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah /BPBD/ Kabupaten Belitung mencatat kondisi karhutla masih dalam kondisi terkendali. Namun Bupati Belitung Djoni Alamsyah menyoroti adanya titik api yang mulai meluas dan meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan di tengah musim kemarau panjang.
Sepanjang 2026, BPBD mencatat ratusan kejadian karhutla dengan total luasan terdampak lebih dari 200 hektare.
Kondisi Terkini Karhutla Belitung
- Jumlah kejadian: Hingga Agustus 2026 tercatat 179 kasus karhutla dengan total area terbakar 212,9 hektare.
- Penyebab utama: Cuaca panas terik, angin kencang, serta lahan kering yang mudah terbakar.
- Wilayah terdampak: Sejumlah kawasan hutan dan lahan kering di Kabupaten Belitung, termasuk area yang dekat dengan permukiman.
- Status: BPBD menyebut api masih bisa dikendalikan. Namun titik kebakaran berpotensi cepat meluas jika tidak segera ditangani.
Pernyataan Bupati Belitung
Bupati Belitung Djoni Alamsyah menegaskan meski kondisi saat ini masih aman, tren titik api yang meluas harus jadi perhatian serius.
“Kondisi saat ini memang masih terkendali, tetapi titik api sudah mulai meluas. Ini harus menjadi perhatian bersama agar tidak berkembang menjadi kebakaran besar,” ujar Bupati Djoni Alamsyah.
Ia meminta masyarakat dan aparat desa untuk meningkatkan pengawasan serta tidak lengah menghadapi musim kemarau.
Imbauan BPBD
Zainal Harison, Kepala Pelaksana BPBD Belitung, mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api.
Larangan utama:
- Tidak membuang puntung rokok sembarangan di area rawan
- Tidak membakar sampah tanpa pengawasan
BPBD menekankan bahwa pencegahan lebih efektif dibanding penanganan setelah api meluas.
Data Perkembangan Karhutla 2026
Bulan Jumlah Kejadian Luas Terbakar
Januari 13 6,77 ha
Februari 3 ±3 ha
Maret 60 55,46 ha
Juli–Agustus Lonjakan signifikan Hingga total 212,9 ha
Risiko dan Langkah Antisipasi
Risiko: Titik api kecil bisa cepat meluas karena angin kencang dan vegetasi kering.
Langkah antisipasi:
- Masyarakat diminta aktif melaporkan tanda-tanda kebakaran ke BPBD atau perangkat desa
- Perangkat desa berperan penting dalam pengawasan dini dan patroli wilayah
Karhutla Belitung saat ini masih terkendali, tetapi tren titik api yang meluas menuntut kewaspadaan ekstra. Bupati menekankan pentingnya pengawasan bersama, sementara BPBD mengingatkan masyarakat untuk disiplin dalam mencegah aktivitas pemicu kebakaran.












