
Ada saja pintu yang terbuka
ESuKetika jalan terasa buntu
dan sunyi
Aku tak membiarkan
kakiku berhenti
Kukumpulkan sisa-sisa
keneranian di dada
melangkah mencari pintu
yang kukenal
siapa yang punya
Setelah beberapa pintu
kuketuk
Ia senyum tapi
ada kata yang menyejukkan,
lanjutkan
lagi kangkahmu
kali ini aku belum bisa bantu
Kuayunkan lagi
langkahku
masih ada pintu yang
akan ku ketuk lagi
Pada pintu yang ini
setelah tiga kali keketuk
Pintu terbuka
Ia menyambut dengan
senyum yang ramah
‘Baik, akan aku bantu
kesulitanmu’
Dunia tak sepenuhnya
asing dan dingin
selalu ada pintu yang terbuka
di kala kita lelah
Bukan sekedar engsel
dan kayu yang bergerak
melainkan ada hati
orang-orang baik
yang menolak melihat
kita menyerah
Terus melangkah
jangan menyerah
ada saja hujan gerimis
yang membawa barakah
Rasuna Said Kuningan
10 September 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














