MEDIA DAULAT RAKYAT BELITUNG TIMUR, 28 September 2026 – Sidak Forkopimda Belitung Timur di SPBU 24.334.138 Desa Padang, Kecamatan Manggar, berujung temuan mengejutkan. Tim menemukan pangkalan rahasia pengerit BBM yang tersembunyi di semak-semak dekat SPBU, Senin 28 September 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Sidak dipimpin langsung Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, Kapolres Beltim AKBP Dr. Husni Tamrin, Ketua DPRD Fezzi Uktolseja, beserta jajaran Forkopimda. Saat menyusuri jalan setapak berpasir di sekitar SPBU, tim mencium adanya praktik ilegal.
Kapolres Beltim mengungkapkan kecurigaan bermula dari antrean SPBU yang terlihat tidak wajar.
“Tadi saat kita melakukan pengawasan di SPBU, antrean itu seperti tidak ada, paling hanya sekitar 30 sampai 40 meter. Berarti kan ada sesuatu yang terjadi. Begitu kita susuri sekitar SPBU, ternyata inilah buktinya. Kita temukan puluhan jeriken dan BBM hasil pengeritan,” tegas AKBP Husni Tamrin.
Di lokasi tersebut, polisi menemukan puluhan jeriken berbagai ukuran yang disembunyikan di semak-semak, lengkap dengan peralatan penyedotan. Tidak ada pelaku yang tertangkap di lokasi, namun seluruh barang bukti langsung diamankan.
Barang Bukti yang Diamankan Polisi:
Polres Beltim mengamankan 8 jeriken berisi BBM yang terdiri dari 6 jeriken Pertamax ukuran 20 liter, 1 jeriken Pertalite 20 liter, dan 1 jeriken Pertalite 17 liter serta 1 jeriken Pertalite 4 liter. Selain itu, diamankan 28 jeriken kosong, 22 selang penyedot sepanjang satu meter, 5 keranjang rotan pengangkut, dan 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion putih yang diduga digunakan untuk aktivitas pengangkutan.
Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar menegaskan Forkopimda akan terus melakukan pengawasan ketat agar distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan oleh oknum pengerit.
Temuan ini menunjukkan adanya praktik ilegal di balik antrean SPBU yang tampak normal. Distribusi BBM bersubsidi diduga terganggu karena aliran bahan bakar dialihkan secara ilegal untuk ditimbun. Saat ini seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Belitung Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.












