
Jalan Saja Dulu
ESu
Di hadapan kabut
yang menutup pandang
kadang aku dipaksa berhenti
karena bimbang
Aku bertanya pada angin
‘ke mana aku mesti
melangkah’
angin enggan menjawab
Hati kecilku
berbisik pelan
Jalan saja dulu tak perlu
ragu
nanti juga ada jalannya
sebab bumi
tak pernah merahasiakan
ujungnya
dan waktu sangat bijak
kapan ia akan
membuka rahasia
Bagai benih
yang membelah tanah
dalam gulita
Ia tak tau seberapa langit
tinggi luas terbuka
yang ia tau
ia hanya menyambut
rintik hujan
Ia tumbuh dan rimbun
lebat bunganya
lebat buahnya
Tinggalkan cemasmu
di belakang
tak ada langkah yang sia-sia
bagi mereka yang berani
mencoba
Batu sandunganpun
akan menjadi jembatan
semesta
Ya
Jalan saja dulu
dengan segenap tekad
di dada
nanti juga ada jalannya
UMBARA
22 Oktober 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia













