Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Program Beasiswa Kedokteran Dinilai Jawab Kebutuhan Daerah: Suherman Soroti Kekurangan Dokter Spesialis di Belitung
Inshot 20250816 153235163

Program Beasiswa Kedokteran Dinilai Jawab Kebutuhan Daerah: Suherman Soroti Kekurangan Dokter Spesialis di Belitung

Inshot 20250816 153235163

Belitung —Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Suherman, menyambut positif pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia yang menyoroti pembukaan program studi dan fakultas kedokteran serta pemberian beasiswa bagi calon dokter.

Menurutnya, kebijakan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan daerah, khususnya Belitung yang masih mengalami kekurangan tenaga medis, terutama dokter spesialis.

Dalam sidang paripurna DPRD Belitung pada Jumat, 15 Agustus 2025, Suherman menegaskan bahwa kondisi kekurangan dokter spesialis di Belitung sudah sangat mendesak. Ia mencontohkan, di RSUD dr. Marsidi Judono Belitung, hanya terdapat satu orang dokter spesialis jantung yang melayani seluruh populasi kabupaten yang mencapai 193.000 jiwa.

“Untuk dokter spesialis jantung misalnya, kita hanya mengandalkan satu orang,” ujar Suherman dalam laporan Badan Anggaran DPRD atas pembahasan bersama Tim TAPD terkait Rancangan KUA dan PPAS TA 2026.

Ia berharap pidato Presiden bukan sekadar wacana, melainkan menjadi titik awal pembenahan sistemik terhadap distribusi tenaga medis di daerah. Menurut Suherman, program beasiswa dan pembukaan fakultas kedokteran dapat menjadi jawaban atas kegundahan masyarakat Belitung selama ini.

“Mungkin ini jawaban dari kegundahan kita selama ini dijawab oleh Presiden. Akan ada formasi yang disiapkan oleh pemerintah pusat,” ungkapnya.

Suherman juga mendorong Kepala BKPSDM Belitung untuk segera mengakomodasi tenaga medis yang saat ini bertugas, apabila mereka berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialisasi. Ia menilai, peluang ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas layanan kesehatan di masa mendatang.

“Siapa tahu ada di antara mereka yang mau melanjutkan,” tambahnya.

Dengan menyoroti kebutuhan spesialis jantung dan bidang lainnya, Suherman menutup pernyataannya dengan harapan besar agar kebijakan Presiden benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat Belitung.

“Semoga pidato Presiden tadi menjawab kebutuhan-kebutuhan Belitung, khususnya untuk tenaga dokter di masa-masa mendatang,” tutupnya.

Artikel Terkait

InShot 20260415

Puisi Puisi Edy Sukardi

Ia tetap hadir ESu Dalam diamnyadalam…

Snapinst.to 0Mjxqz6yANtD75YILuwZk8C4 Q2OPv1s E&p9rKlRoB3nFGHmJ

Kabar Baik: Universitas Muhammadiyah Bogor…

Intisari:Berita Bogor – Dunia pendidikan tinggi…

Snapinst.to O 1PLZmIA4R8M7wo&vxn9JFG0 t2DupN5Cs6KlrQ3qBYzHyEkj

62 Tahun IMM: Melahirkan Kader…

Intisari: Berita Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)…