Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Adat Betangas: Ritual Penyucian Diri di Desa Lalang, Manggar Belitung Timur
Inshot 20250820 124925730

Adat Betangas: Ritual Penyucian Diri di Desa Lalang, Manggar Belitung Timur

Inshot 20250820 124925730

Di tengah arus modernisasi, Desa Lalang di Manggar, Belitung Timur, tetap memelihara tradisi warisan leluhur yang sarat makna spiritual dan kesehatan: adat betangas. Lebih dari sekadar mandi uap, betangas adalah ritual penyucian diri yang menghubungkan tubuh, jiwa, dan alam.

Adat betangas berakar dari nilai-nilai Melayu Belitong yang menekankan keseimbangan antara kebersihan lahir dan batin. Dalam masyarakat Desa Lalang, betangas dilakukan menjelang momen penting seperti:

  • Pernikahan: Sebagai bentuk persiapan spiritual dan fisik calon pengantin.
  • Penyembuhan: Untuk membantu pemulihan dari penyakit atau gangguan energi.
  • Penyambutan tamu adat: Sebagai simbol penghormatan dan penyegaran diri.

Ritual ini juga menjadi ruang refleksi, di mana individu merenungi niat dan membersihkan diri dari beban pikiran.

Betangas dilakukan dengan cara duduk di atas bangku atau tikar, di dalam ruang tertutup yang dipenuhi uap dari rebusan daun-daunan lokal. Bahan yang digunakan antara lain:

  • Daun sirih: Antiseptik alami dan simbol kesucian.
  • Serai dan pandan: Memberikan aroma segar dan efek relaksasi.
  • Akar-akaran dan rempah lokal: Dipilih berdasarkan khasiat dan kearifan lokal.

Uap panas dari rebusan ini dipercaya membuka pori-pori, melancarkan peredaran darah, dan mengusir energi negatif.

Desa Lalang dikenal sebagai salah satu pusat pelestarian budaya di Belitung Timur. Tradisi seperti Hadrah Ma’indi, berbalas pantun, dan tari sambut menjadi bagian dari identitas kolektif. Dalam ekosistem ini, betangas bukan hanya ritual pribadi, tetapi juga bagian dari narasi komunitas yang menekankan:

  • Keseimbangan hidup: Antara modernitas dan tradisi.
  • Kearifan lokal: Menggunakan bahan alam dan pengetahuan turun-temurun.
  • Rasa hormat terhadap leluhur: Melalui praktik yang diwariskan lintas generasi.

Adat betangas memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai:

  • Wisata budaya: Pengalaman spiritual dan kesehatan berbasis tradisi.
  • Edukasi kesehatan tradisional: Mengenalkan manfaat uap herbal kepada generasi muda.
  • Konten visual dan bilingual: Infografik, video dokumenter, dan publikasi dalam bahasa Indonesia–Inggris untuk jangkauan global.

Artikel Terkait

InShot 20260505

Puisi Puisi Edy Sukardi

Lampu kecil yang kau nyalakan Sama…

InShot 20260505

Festival Kampong Nek Raje Meriahkan…

BELITUNG – Pemerintah Desa Tanjung Binga,…

InShot 20260504

Syamsir Turun Tangan, Dapur SPPG…

BELITUNG – Wakil Bupati Belitung, Syamsir,…