Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Hari Guru Nasional 2025 — “Guru Hebat, Indonesia Kuat”
Img 20251114 215113

Hari Guru Nasional 2025 — “Guru Hebat, Indonesia Kuat”

Intisari Berita :

  • HGN diperingati setiap 25 November 2025
  • Tema Nasional: “Guru Hebat, Indonesia Kuat” — menegaskan peran guru dalam membangun karakter dan kemajuan bangsa.
  • Kegiatan Sekolah & Nasional: Upacara, penghargaan, webinar, dan seleksi guru berprestasi digelar sepanjang November oleh Kemendikdasmen.

Tanjung pandan, 14 November 2025 — Hari Guru Nasional (HGN) kembali diperingati dengan semangat penghormatan dan apresiasi terhadap para pendidik di seluruh Indonesia. Tahun ini, HGN mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, yang menegaskan peran sentral guru dalam membentuk karakter bangsa dan memajukan pendidikan.

HGN diperingati setiap 25 November, namun tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional. Berdasarkan SKB 3 Menteri dan Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 1994, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung seperti biasa. Sekolah-sekolah justru memanfaatkan momen ini untuk menyelenggarakan acara khusus yang melibatkan siswa dan guru.

Meski bukan hari libur, sekolah-sekolah di berbagai daerah menggelar upacara bendera, pemberian penghargaan, dan kegiatan apresiasi. Sambutan singkat yang menyentuh dan sarat makna menggema di ruang-ruang kelas dan lapangan sekolah.

Tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” menyoroti pentingnya kualitas guru dalam membentuk generasi yang berdaya saing”

“Guru yang hebat bukan hanya mereka yang pandai mengajar, tetapi juga yang mampu menginspirasi, membimbing, dan membentuk siswa menjadi pribadi yang berkarakter dan berdaya saing tinggi”.

Sementara itu, Kementerian Agama juga merilis filosofi tambahan melalui tema

“Merawat Semesta dengan Cinta”, yang menekankan peran guru sebagai penjaga keseimbangan antara ilmu dan iman.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan berbagai kegiatan sepanjang bulan November, seperti webinar, seleksi guru berprestasi, dan upacara bendera nasional. Panduan resmi peringatan telah dirilis untuk mendorong partisipasi aktif dari sekolah dan masyarakat.

Dilain pihak, Masri Fajar, seorang guru di Kabupaten Belitung, menyampaikan pandangannya dalam podcast Kedai Pak Itam.

“Menjadi guru itu panggilan hati nurani. Selepas SMA saya merantau ke Palembang berkuliah di Universitas Sriwijaya mengambil jurusan keguruan (FKIP), dan memang niatan semula menjadi guru,” ujar Masri, yang kini mengajar di SMP Negeri 1 Tanjung Pandan, Belitung.

Pernyataan Masri mencerminkan dedikasi yang lahir dari kesadaran dan komitmen pribadi, bukan sekadar profesi.

Pengamat pendidikan Nisa Felicia menyoroti pentingnya anggaran yang memadai dan perekrutan guru PPPK yang sesuai dengan formasi.

“Ketersediaan guru harus dijamin melalui kebijakan yang realistis dan berkelanjutan,” ujarnya dalam diskusi daring.

Media daring turut meramaikan HGN masyarakat kini mengekspresikan rasa terima kasih melalui status dan unggahan digital.seperti dalam podcast “Kedai Pak Itam”

“Momen Hari Guru Nasional ini sangatlah istimewa dan jangan sampai dilewatkan begitu saja,” ujar Masri Fajar

Hari Guru Nasional 2025 bukan sekadar peringatan, tetapi momentum untuk menumbuhkan semangat keteladanan dan memperkuat kolaborasi pendidikan.

Dengan dukungan dari sekolah, pemerintah, dan masyarakat, semangat guru hebat diharapkan terus menyala demi Indonesia yang lebih kuat.

Artikel Terkait

InShot 20260501

Puisi Puisi Edy Sukardi

Jejak-jejak Waktu Waktu berjalan tanpa suaratetapi…

InShot 20260501

SD Negeri 46 Tanjungpandan Raih…

Belitung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan…

InShot 20260501

Perpisahan Kelas XII SMA Negeri…

Tanjungpandan – Suasana haru dan kebanggaan…