Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Hukum
  • Wartawan Puji Sosok Kajari Baru Beltim: Humoris dan Terbuka
Inshot 20251124 100438260

Wartawan Puji Sosok Kajari Baru Beltim: Humoris dan Terbuka

Intisari Berita

  • Kajari baru Belitung Timur, Agus Taufikurrahaman, mengadakan Coffee Morning dengan wartawan di Manggar. Dia dikenal humoris dan ramah, membuat suasana cair.
  • Para pewarta puji sosoknya dan optimis hubungan Kejaksaan-media akan lebih baik.
  • Agus menyatakan kegiatan ini akan rutin, fokus bekerja sesuai tupoksi, mengutamakan penyelamatan kerugian negara dalam kasus korupsi, dan akan menyelesaikan semua kasus hukum yang tertunda.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung Timur yang baru menjabat, Agus Taufikurrahaman, mengadakan silaturahmi “Coffee Morning” bersama puluhan wartawan Kabupaten Beltim pada Jumat (21/11) pagi.

Acara di Warung Kopi Aput, Kecamatan Manggar, diisi canda dan tawa, membuat suasana cair tanpa jarak antara aparat penegak hukum dan pewarta.

Kajari didampingi Kepala Seksi Intel, Pidana Umum, Pidana Khusus, para jaksa, dan staf tata usaha Kejaksaan Negeri Beltim. Ketua DPRD Beltim, Fezzi Uktolseja, juga ikut bergabung.

Sosok Agus yang penuh kehangatan dan humoris (kelahiran Lombok, NTB) mendapat kesan positif dari para pewarta, yang optimis hubungan Kejaksaan dan media akan lebih baik.

Ketua Pokja Wartawan Beltim, Suherman Fuad, mengatakan:

“Saya lihat orang asyik, gaul dan humoris. Dak pernah berhenti bercanda, kita merasa dekat dan nyaman. Namun saya yakin beliau orangnya tegas, terutama dalam penegakan hukum.”

Dia juga meminta kegiatan ini diadakan rutin dan menjanjikan dukungan media untuk membantu Kejari melaksanakan tugasnya.

Agus menyatakan kegiatan Coffee Morning bertujuan meningkatkan sinergitas dengan wartawan dan akan diadakan rutin.

“Saya akan mendukung kontribusi teman-teman wartawan. Mari kita bersama-sama berkolaborasi agar Belitung Timur lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Mengenai target pekerjaan, Agus menyatakan tidak ada target tertentu namun akan fokus pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

Dia menekankan pentingnya menyelamatkan kerugian negara dalam penanganan kasus korupsi, dengan mengutamakan pengembalian keuangan sebelum tindakan represif. Selain itu, kasus hukum yang belum dituntaskan di Beltim akan segera diselesaikan sampai akhir.

Artikel Terkait

InShot 20260417

Puisi Puisi Edy Sukardi

Ia tumhuh bersama waktu ESu Aku…

InShot 20260415

Puisi Puisi Edy Sukardi

Ia tetap hadir ESu Dalam diamnyadalam…

Snapinst.to 0Mjxqz6yANtD75YILuwZk8C4 Q2OPv1s E&p9rKlRoB3nFGHmJ

Kabar Baik: Universitas Muhammadiyah Bogor…

Intisari:Berita Bogor – Dunia pendidikan tinggi…