Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Siswa SMP di Tanjungpandan Terjebak di Gorong-gorong, Damkar Berjuang Evakuasi Selama Satu Jam
Inshot 20260109 212948264

Siswa SMP di Tanjungpandan Terjebak di Gorong-gorong, Damkar Berjuang Evakuasi Selama Satu Jam

Intisari Berita

  • Korban: Radit, siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tanjungpandan.
  • Lokasi: Jalan Rahat, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.
  • Kejadian: Jumat (9/1/2026), kaki kiri Radit terperosok dan terjepit di beton penutup gorong-gorong.
  • Evakuasi: Damkar BPBD Belitung datang setelah menerima laporan, proses evakuasi berlangsung sekitar 1 jam dengan menghancurkan cor semen.
  • Kondisi: Radit dibawa ke IGD Puskesmas Tanjungpandan, mengalami luka lecet dan sempat lemas, namun tidak cedera serius.
  • Imbauan: Damkar mengingatkan pejalan kaki agar lebih hati-hati terhadap lubang air dan beton penutup gorong-gorong di trotoar.

BELITUNG – Peristiwa tak biasa terjadi di Jalan Rahat, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (9/1/2026). Seorang siswa SMP Negeri 1 Tanjungpandan bernama Radit, kelas IX, harus menahan sakit lebih dari satu jam setelah kaki kirinya terperosok dan terjepit di beton penutup gorong-gorong.

Kronologi Kejadian
Radit saat itu tengah melintas di lokasi gorong-gorong yang berada di tepi jalan. Tanpa disangka, kakinya masuk ke celah sempit di antara cor semen penutup saluran air. Posisi kaki yang terjepit membuatnya tidak bisa bergerak dan tak mampu melepaskan diri.

Kejadian tersebut segera menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah orang berusaha menolong, namun kondisi beton yang keras membuat upaya awal tidak membuahkan hasil. Kerumunan pun terbentuk di pinggir jalan, menambah kepanikan sekaligus rasa ingin tahu masyarakat.

Respons Damkar
Komandan Regu 2 Damkar BPBD Belitung, Riko Pribadi, mengatakan pihaknya menerima laporan saat hendak menuju lokasi pohon tumbang.

“Tadi sebenarnya kami mau ke lokasi pohon tumbang. Tapi ada telepon masuk melaporkan kejadian siswa SMP kakinya terperosok ke gorong-gorong,” jelas Riko.

Setiba di lokasi, petugas Damkar menghadapi tantangan besar. Kaki Radit terjepit kuat sehingga proses evakuasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak menimbulkan luka serius.

Petugas akhirnya memutuskan menghancurkan cor semen secara perlahan. Dengan bantuan alat yang dipinjam dari warga, mereka bekerja hati-hati di tengah kerumunan. Proses ini memakan waktu hampir satu jam karena beton cukup tebal dan keras.

“Alhamdulillah sekitar satu jam berhasil kami evakuasi karena cornya cukup keras,” kata Riko.

Setelah kaki Radit berhasil dilepaskan, ia segera dibawa ke IGD Puskesmas Tanjungpandan dengan bantuan anggota Kodim 0414 Belitung.

Radit sempat lemas akibat menahan sakit cukup lama. Pemeriksaan medis menunjukkan ia mengalami luka lecet pada kaki kirinya, namun tidak ada cedera serius.

“Korban sudah mendapat perawatan di puskesmas. Alhamdulillah hanya luka lecet,” tambah Riko.

Imbauan Keselamatan
Riko mengingatkan masyarakat, khususnya pejalan kaki, agar lebih waspada terhadap lubang air di trotoar maupun beton penutup gorong-gorong. Infrastruktur jalan yang tidak terawat bisa menimbulkan bahaya, terutama bagi anak-anak dan remaja.


Peristiwa ini menjadi pengingat penting tentang kondisi fasilitas umum di kawasan perkotaan. Gorong-gorong dan saluran air yang tidak tertutup rapat atau memiliki celah berpotensi membahayakan pengguna jalan. Selain itu, kejadian Radit menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan aparat dalam merespons insiden darurat.

Artikel Terkait

InShot 20260424

Wabup Belitung Apresiasi Kejuaraan Tinju…

Tanjungpandan, Belitung – Wakil Bupati Belitung,…

InShot 20260424

Wujudkan Masyarakat Sehat, Wabup Syamsir…

Tanjungpandan, .Belitung – Wakil Bupati Belitung,…

InShot 20260424

Puisi Puisi Edy Sukardi

Istri Rumahan vs istri Kantoran ESu…