Tak Terkira
ESu
Untuk apa
mengumpul harta
banyak tak terhingga
menguasai tanah luas
tak terkata
bergelimang emas intan,
permata
Untuk apa itu semua
ingin dipandang
mulia
terhormat
keluarga kaya
Bahkan bisa juga
menjadi pengatur negara
Siapa yang mesti
duduk di sini dan siapa
yang di sana
Bahkan belakangan
mereka tidak lagi sekedar
pemain di belakang layar
tetapi kini
langsung turun
ke gelanggang
melaju
melenggang
Uang bisa mengatur
kedudukan
dan mengatur siapa
pemenang
Hidup bukan sekadar
gengsi pada kekayaan
dan harta
dipandang mulia
sebagai keturunan dewa
Hidup bukan sekadar
balas dendam
hutang nyawa bayar nyawa
Lalu hidup itu
untuk apa ?
Pisangan Timur
21 Januari 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














