Jangan menyerah
ESuMengapa mesti menyerah
karena engkau sudah
sangat lelah
hati gundah
Ia mendengar apa
yang kau pinta
Baginya tiada malam
yang terlalu gelap
pikiran yang terlalu kusut
Ujianmu
belum seberapa
Berkacalah pada
Harun dan Musa
pertolongan itu datang
di saat tak ada lagi daya
Ia sudah pasrah
berserah hanya pada Dia
yang maha kuasa
“Pukulkan tongkatmu
Pada batu beaar itu
maka terpancarlah
dua belas mata air”
Pada aaat telah terdesak
firaun dan tentaranya
hampir tak berjarak
Tuhan perintahkan pada Musa
pukulkan tongkatmu
ke laut
Laut terbelah dua
menjadi jalan terbuka
Musa dan unatnya
menyebrangi laut itu
mereka selamat
Firaun dan tentaranya
tenggelam dan mati
lantaran laut menyatu
kembali
Jangan pernah lelah
jangan menyerah
pertolongannya sangat
dekat
sedekat kening
dengan sajadah
Pisangan Timur
19 Februari 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














