Intisari Berita
- Insan pers Belitung yang tergabung dalam Sekber Pewarta Belitong kembali melaksanakan tradisi berbagi di bulan Ramadhan. Menjelang Idul Fitri 1447 H/2026, mereka menyalurkan santunan berupa kebutuhan pokok kepada anak yatim, dhuafa, serta panti jompo di Kabupaten Belitung.
- Kegiatan sosial yang telah rutin digelar sejak 2020 ini dikoordinasi oleh Jasman bersama rekan pewarta, dengan dukungan para donatur. Santunan diserahkan langsung ke Panti Yatim dan Dhuafa Muhammadiyah di Desa Aik Rayak, Tanjungpandan.
- Pengasuh panti, Ust. Raden Septa Kustiwa, menyampaikan apresiasi atas kepedulian insan pers. Bantuan tersebut dinilai bukan hanya meringankan kebutuhan anak-anak, tetapi juga menjadi bentuk kasih sayang dan perhatian yang berarti. Ia berharap tradisi berbagi ini terus berlanjut dan semakin banyak pihak tergerak untuk peduli terhadap sesama.
Tanjungpandan Belitung– Bulan Ramadhan selalu menjadi momentum istimewa bagi insan pers di Belitung. Sejak 2020, para jurnalis yang tergabung dalam Sekber Pewarta Belitong rutin menggelar kegiatan sosial dengan menyalurkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa.
Tahun ini, tradisi itu kembali hadir, membawa kehangatan dan kebahagiaan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
Kegiatan yang dikoordinasi oleh Jasman bersama rekan-rekan pewarta dilaksanakan di Panti Yatim dan Dhuafa Muhammadiyah, Desa Aik Rayak, Tanjungpandan.
“Alhamdulillah, kami masih bisa berbagi. Terima kasih kepada rekan-rekan pers dan para donatur yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik,” ujar Jasman, Sabtu (28/02/2026).
Menyulam Berkah di Bulan Suci
Santunan yang diberikan berupa kue, mi instan, gula, teh, sirup, minuman ringan, dan air mineral.
Bantuan ini diserahkan langsung kepada pengasuh panti bersama sejumlah anak yatim. Jasman menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar berbagi kebutuhan pokok, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Semoga apa yang kita lakukan menjadi ladang amal ibadah dan memberi manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.
Ramadhan dan Inspirasi Kepedulian
Dengan tema “Ramadhan dan Inspirasi dari Sentuhan Kepedulian”, kegiatan bansos tahun ini menyasar tidak hanya anak yatim dan dhuafa, tetapi juga panti jompo serta masyarakat kurang mampu.
Secara simbolis, Jasman bersama Eko dan Ewa menyerahkan santunan yang diterima langsung oleh pengasuh Yayasan Panti Yatim Dhuafa Muhammadiyah Kabupaten Belitung.
Apresiasi dari Panti Asuhan
Ust. Raden Septa Kustiwa, salah satu pengasuh yayasan, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian insan pers Belitung.
“Bantuan ini bukan hanya meringankan kebutuhan anak-anak, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang yang sangat berarti. Semoga membawa keberkahan bagi para donatur maupun anak-anak kami,” ungkapnya.
Ia berharap silaturahmi dan kepedulian seperti ini terus berlanjut, sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya kepada anak-anak yatim dan dhuafa.












