Kau menghitung apa ?
ESuLembaran syawal
mulai bergulir
Kehidupan keseharian
akan kembali normal
sibuk dalam kerja
Ada rasa cemas, takut
namun juga ada rasa harap
Persediaan menu lebaran
semakin menipis
tabungan terkuras habis
mereka yang mau berbagi
semakin berkurang juga
Engkau sibuk menghitung
pahala
pahala puasa
pahala i’tikaf
pahala taraweh
pahala infak
pahala zakat
pahala lailatul qadar
Aku sibuk menghitung hari
kapan mulai kerja lagi
mengais rejeki
untuk esok dan hari ini
Burung pipit
berkicau riang
senda gurau
lalu terbang jauh
untuk mencari makan
saat hari petang
mereka kembali pulang
dengan perut sudah kenyang
Anak dan cucuku
menghitung sedekah lebaran
lumayan
Nak
uangmu mak pinjem ya
untuk beli lauk makan siang
Mak memang berasnya
masih ada
Masih nak
Kiriman beras fitrah
dari masjid kampung sebelah
Pisangan Timur
24 Maret 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














