MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNG PANDAN, 6 September 2026 – Pelaksanaan Car Free Day /CFD/ di kawasan Jalan Sriwijaya hingga Bundaran Batu Satam, Belitung kembali disorot. Pasalnya, sejumlah kendaraan bermotor masih melintas saat CFD berlangsung. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait keseriusan Pemda dalam menjaga ruang publik bebas polusi dan kendaraan.
Tujuan utama CFD adalah memberi ruang aman bagi pejalan kaki, pesepeda, dan aktivitas warga tanpa polusi serta risiko lalu lintas. Ketika kendaraan bermotor tetap masuk, esensi CFD dinilai hilang.
Tuntutan Warga
Banyak pengunjung yang datang berharap bisa berolahraga dan bersosialisasi dengan nyaman. Namun kenyataan di lapangan membuat mereka kecewa.
“Kalau masih ada motor lewat, bahaya buat anak-anak yang lari-lari. Sekalian aja nggak usah CFD kalau nggak ditutup total,” ujar salah satu pengunjung CFD di Bundaran Batu Satam.
Warga menilai Pemda Belitung perlu bersikap tegas agar program ini tidak kehilangan kepercayaan masyarakat.
Langkah yang Diharapkan Masyarakat
- Penegakan aturan: Satpol PP dan kepolisian diharapkan menutup akses jalan secara konsisten sesuai jadwal CFD.
- Sosialisasi publik: Edukasi kepada warga dan pengendara tentang manfaat CFD serta konsekuensi jika melanggar.
- Alternatif parkir: Menyediakan kantong parkir di luar kawasan CFD agar kendaraan tidak perlu masuk ke area.
- Evaluasi kebijakan: Pemda dapat meninjau ulang regulasi, termasuk opsi penambahan personel, perpanjangan jam CFD, atau sanksi lebih tegas bagi pelanggar.
Analisis Singkat
Fenomena ini mencerminkan paradoks antara kebutuhan mobilitas warga dan komitmen pada ruang publik sehat. Di satu sisi warga butuh ruang aman beraktivitas, di sisi lain ada pengendara yang tetap memaksa melintas.
Jika Pemda tidak segera memberi kepastian dan penegakan aturan, kepercayaan masyarakat terhadap program CFD bisa menurun. Padahal CFD seharusnya menjadi contoh pengelolaan ruang publik yang berpihak pada kesehatan dan keselamatan warga.
Desakan dari pengunjung CFD Jalan Sriwijaya jelas: tutup total, tegas, dan konsisten. Tanpa itu, CFD hanya akan jadi nama tanpa makna. Pemda Belitung kini diuji untuk membuktikan komitmennya menjaga ruang publik.












