
MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi merombak Kabinet Merah Putih pada Kamis, 1 Oktober 2026. Perombakan besar-besaran dilakukan di Istana Negara, Jakarta, sekitar pukul 13.30 WIB, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan pergantian Kapolri.
Pelantikan yang digelar pada Kamis, 1 Oktober 2026 siang ini menjadi reshuffle ketujuh dan yang paling signifikan menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo. Sebanyak 14 pejabat baru dilantik, meliputi menteri koordinator, menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga Kapolri.
Prosesi pelantikan pada 1 Oktober 2026 berlangsung khidmat. Presiden Prabowo memimpin langsung sumpah jabatan.
“Saya akan bertanya, bersediakan saudara-saudara untuk diambil sumpah dan janji sesuai agama masing-masing?,” kata Prabowo yang dijawab serentak “bersedia” oleh para pejabat baru pada 1 Oktober 2026.
“Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,” ucap para pejabat mengikuti sumpah jabatan pada 1 Oktober 2026.
Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik 1 Oktober 2026
Berdasarkan informasi resmi Istana dan konfirmasi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Kamis, 1 Oktober 2026, berikut daftar pergeseran strategis:
1. Kapolri: Komjen Pol Suyudi Ario Seto
Dilantik sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Suyudi sebelumnya Kepala BNN. Pergantian ini telah disetujui DPR RI dalam Rapat Paripurna pada Kamis pagi, 1 Oktober 2026, setelah fit and proper test di Komisi III yang disetujui secara aklamasi. Ketua DPR Puan Maharani mengatakan pada 1 Oktober 2026: “Insyaallah setelah zuhur calon Kapolri akan segera dilantik oleh Bapak Presiden. Supaya tidak terjadi kekosongan jabatan.”
2. Kepala Staf Kepresidenan (KSP): Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri sebelumnya kini mendapat penugasan baru sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) menggantikan Dudung Abdurachman. Listyo mengonfirmasi penugasan ini pada 1 Oktober 2026 sebagai bentuk kehormatan dan pengabdian.
3. Menko Polkam: Dudung Abdurachman
KSP sebelumnya kini dipercaya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menggantikan Djamari Chaniago. Mantan KSAD ini hadir di Istana sejak pukul 13.00 WIB pada 1 Oktober 2026. 44c5
4. Menko PMK: Sugiono
Menteri Luar Negeri sebelumnya kini bergeser menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Sugiono terpantau tiba di Istana siang ini, 1 Oktober 2026. c9fe
5. Menteri Luar Negeri: Arrmanatha Christiawan Nasir (Tata)
Wamenlu sebelumnya kini naik menjadi Menteri Luar Negeri menggantikan Sugiono.
6. Menko Hilirisasi dan Transisi Energi (Rangkap): Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM mendapat jabatan baru sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi. Namun menurut laporan Bloomberg Technoz pada 1 Oktober 2026, Bahlil harus merangkap jabatan karena Presiden tidak melantik Menteri ESDM baru. 4aab
7. Menteri Perindustrian: M. Sarmuji
Politikus Golkar dilantik menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
8-14. Wakil Menteri dan Kepala Badan Baru:
- Drajad Hari Wibowo sebagai Wamen Koordinator Bidang Perekonomian
- Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wamen Keuangan
- M. Saleh Mustafa sebagai Wamen Pertanian
- Irwan Meilano sebagai Wamen Kelautan dan Perikanan (KKP)
- Komjen Pol Dedy Prasetyo sebagai Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional
- Komjen Pol Karyoto sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan 6fa0
Informasi yang beredar sebelumnya menyebut total 15-18 pejabat, termasuk pimpinan Ombudsman, namun yang terkonfirmasi resmi dilantik Istana pada 1 Oktober 2026 adalah 14 pejabat.
Analisis Politik Reshuffle 1 Oktober 2026
Reshuffle pada 1 Oktober 2026 ini mengirim tiga sinyal politik besar:
Pertama, sinkronisasi Asta Cita. Pelantikan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi yang dijabat Bahlil menegaskan fokus pemerintahan Prabowo pada hilirisasi nikel, energi terbarukan, dan reforma agraria. Penunjukan Dedy Prasetyo di Badan Reforma Agraria juga memperkuat agenda tanah untuk rakyat.
Kedua, rotasi loyalis untuk stabilitas. Pergeseran Sugiono dari Menlu ke Menko PMK dan Dudung dari KSP ke Menko Polkam menunjukkan pola rotasi internal orang kepercayaan Presiden untuk memperkuat koordinasi politik-keamanan dan sosial-budaya menjelang tahun politik 2027. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru juga dikenal dekat dengan lingkaran Istana.
Ketiga, transisi halus di Polri. Momen unik terjadi pada 1 Oktober 2026 pagi: saat Suyudi menjalani fit and proper test di DPR, Listyo Sigit masih mendampingi Presiden Prabowo dalam upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya. Siangnya, keduanya dilantik di Istana dalam peran baru. Ini menandakan kesinambungan institusi dan penghargaan kepada Listyo.
Presiden Prabowo dalam keterangan usai pelantikan pada 1 Oktober 2026 menegaskan reshuffle ini bertujuan menempatkan sosok yang tepat di posisi yang sesuai demi kelancaran realisasi program prioritas.
Dengan pelantikan pada 1 Oktober 2026 ini, Kabinet Merah Putih memasuki fase baru konsolidasi kekuasaan sebelum memasuki tahun ketiga pemerintahan.












