JAKARTA, Media Daulat Rakyat – Ribuan mahasiswa Universitas Trisakti hari ini, Kamis (29/10/2026), melakukan konvoi menuju Istana Merdeka Jakarta. Massa aksi sempat tertahan di sejumlah titik penyekatan sebelum akhirnya berhenti di Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka mengusung tiga tuntutan utama bertajuk Tritura.
Kronologi Aksi
Aksi dimulai pukul 10.00 WIB, mahasiswa berkumpul di kampus Trisakti, Grogol, lalu bergerak konvoi menggunakan ratusan sepeda motor dan puluhan angkot menuju pusat kota.
Massa sempat tertahan di persimpangan Jalan MH Thamrin dan Kebon Sirih, kemudian diarahkan aparat melewati kawasan Tugu Tani. Sekitar pukul 15.53 WIB, ribuan mahasiswa tiba di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, namun akses ke Bundaran Patung Kuda dan Istana Negara diblokade aparat.
Tiga Tuntutan Tritura
Dalam aksinya, mahasiswa membacakan tiga tuntutan rakyat yang diberi nama Tritura:
- Pulihkan ekonomi, ekologi, pendidikan, politik, dan kesehatan nasional.
- Berantas inkompetensi dan rangkap jabatan pejabat publik.
- Tegakkan supremasi sipil.
Situasi Lapangan
Almamater biru tua menjadi identitas massa aksi. Aparat kepolisian dan TNI bersiaga penuh, membatasi ruang gerak demonstran agar tidak mendekati area ring satu Istana. Barikade besi dan water barrier dipasang di Jalan Medan Merdeka Selatan, sementara arus lalu lintas dialihkan ke Jalan Kebon Sirih.
Konteks Politik
Aksi ini berlangsung di tengah dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang belakangan menghadapi gelombang demonstrasi dari mahasiswa dan masyarakat sipil. Momentum aksi bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, menambah simbolik gerakan mahasiswa.
Pengamanan ekstra ketat dilakukan oleh Polda Metro Jaya bersama TNI dan Pemprov DKI Jakarta. Sejumlah ruas jalan di Jakarta Pusat terdampak, terutama kawasan sekitar Monas dan Istana Merdeka.
Penulis: Tim Redaksi Jakarta – Media Daulat Rakyat
Editor: Akhlanudin | Jakarta, 29 Oktober 2026












