
Pemerintah resmi memberlakukan diskon tarif listrik PLN sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2025. Kebijakan ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi kuartal II 2025, bertujuan menjaga daya beli masyarakat selama libur sekolah dan menjelang semester kedua tahun ini.
Syarat Utama Mendapatkan Diskon
Diskon ini diberikan kepada pelanggan rumah tangga dengan kriteria berikut:
- Daya listrik rumah tangga yang memenuhi syarat: 450 VA, 900 VA, dan 1.300 VA.
- Jenis pelanggan yang mendapatkan diskon:
- Pelanggan pascabayar: Diskon otomatis diterapkan langsung pada tagihan listrik bulan Juni dan Juli 2025.
- Pelanggan prabayar (token): Diskon otomatis diberikan saat pembelian token listrik pada periode tersebut.
- Tidak diperlukan pendaftaran khusus atau pengajuan tambahan. Diskon akan diberikan secara otomatis kepada pelanggan yang memenuhi kriteria.
Menurut Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, program ini merupakan kelanjutan dari stimulus sebelumnya.
“Dengan stimulus ini, kami berharap daya beli masyarakat tetap kuat, sehingga roda perekonomian tetap bergerak,” ujarnya di Jakarta.
Dampak Diskon bagi Masyarakat
Diskon tarif listrik ini membawa sejumlah manfaat bagi rumah tangga dan perekonomian:
- Mengurangi Beban Pengeluaran
Potongan harga listrik ini memberi ruang lebih bagi keluarga untuk mengalokasikan anggaran ke kebutuhan lain, seperti pendidikan dan kesehatan. - Meningkatkan Daya Beli
Dana yang biasanya digunakan untuk membayar listrik dapat dialihkan ke konsumsi lain, termasuk belanja bahan pokok atau rekreasi. - Dukungan bagi UMKM dan Usaha Rumahan
Banyak usaha kecil bergantung pada listrik, seperti kuliner dan percetakan. Diskon ini dapat meningkatkan efisiensi dan membantu perkembangan bisnis kecil. - Mendorong Efisiensi Konsumsi Energi
Meskipun tarif lebih murah, masyarakat tetap didorong untuk menghemat pemakaian listrik dan meningkatkan kesadaran akan efisiensi energi.
Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga kesejahteraan dan mendukung perekonomian nasional.
Dengan adanya diskon ini, diharapkan masyarakat dapat lebih terbantu dalam mengelola pengeluaran rumah tangga selama masa liburan dan semester baru.












