Terdesak
ESu
Mangan ora mangan
kumpul
Makan itu yang penting kenyang
ada makan yang penting enak
ada makan harus enak dan bergizi
Makan tidak sekedar makan
bergizi
pengolahannya bersih
penataannya menarik
elegan
bergengsi
berkualitas
dan harga mengikuti
Beda makanan kaki lima
dengan makanan
bintang lima
Banyak jajanan kelas bawah
Lezat dan nikmat
harga murah
kelas atas ikut menyerbu
mereka bisa menikmati
buat mereka harga jajanan itu
tak seberapa
tetapi makanan kelas atas
kelas bawah tak bisa masuk
tak berani
mereka meraba dompet
berapa harus bayar
di kelas kaki lima
si miskin juga terdesak
oleh si kaya yang berduit
olahan kaki lima
harganga mulai merangkak naik
dan si miskin tak mampu lagi
untuk membeli
Lalu mereka
mau makan apa
Bubur ayam
soto kaki
tak terjangkau lagi
Aku jadi ingat
pada Cak Nun
tentang kisah Kiyai Sudrun
“Sang kiyai
akan kedatangan tamu
untuk menyiapkan suguhan
kiyai mendatangi penjual dawet
Sang kiyai ingin memborong semua
Namun penjual dawet
menolak jika dibeli semua
Lha kamu kan jualan
Aku pembeli
Ya
Kalau daganganku
di borong semua
bagaimana nasib para
pelangganku hari ini
mereka mau jajan apa?”
Di mana-mana
si miskin selalu terdesak
Pisangan Timur
11 Juni 2025
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














