
Belitung, 13 Agustus 2025 — Pawai Pembangunan Kabupaten Belitung tahun ini akan tampil dengan wajah baru. Tidak ada lagi sepeda, motor, atau mobil hias yang biasanya meramaikan acara tahunan tersebut. Seluruh peserta akan berjalan kaki, mengenakan atribut pawai sesuai kategori masing-masing.
Perubahan format ini diumumkan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Belitung, Fedy Malonda, sebagai langkah efisiensi anggaran.
“Mengurangi biaya,” ujar Fedy, Rabu (13/8/2025).
Tahun ini, titik kumpul peserta dipindahkan ke Stadion Pangkallalang, menggantikan lokasi sebelumnya di depan Kantor Bupati Belitung. Dari stadion, peserta akan menempuh rute:
- Jalan Ahmad Yani
- Jalan Diponegoro
- Jalan Sriwijaya
- Jalan Gegedek
Panggung kehormatan akan ditempatkan di Bundaran Satam, sementara titik akhir pawai berada di Pantai Wisata Tanjung Pendam.
“Jaraknya lebih dekat, semua peserta jalan kaki,” tambah Fedy.
Kategori Peserta dan Batasan Jumlah
Pawai yang menjadi agenda rutin tahunan ini dijadwalkan berlangsung pada 6 September 2025.
Pendaftaran dibuka mulai 12 hingga 31 Agustus 2025 di Kantor Badan Kesbangpol Belitung.
Pawai Pembangunan Belitung 2025 mengusung tema Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.
Panitia menetapkan bahwa peserta hanya berasal dari barisan jalan kaki, dengan kategori sebagai berikut:
| Kategori Peserta | Keterangan |
|---|---|
| SD/MI | Barisan pelajar tingkat dasar |
| SMP/MTs | Barisan pelajar tingkat menengah |
| SMA/SMK | Barisan pelajar tingkat atas |
| Umum | Instansi dan organisasi kemasyarakatan |
Setiap kelompok peserta dibatasi maksimal 30 orang.












