Membangun Rumah di Sorga
ESu
Ahmad Dahlan
Seratus tahun yang lalu
meluruskan arah kiblat
sekarang apa masih perlu
meluruskan arah kiblat
Ya
Mau ke mana lagi
meluruskan arah kiblat
Apa sekarang kiblat kita
bengkok lagi
Bukan begitu
Sekarang ini
Ada dua arah kiblat
yang saling tarik menarik
kiblat rohani atau
kiblat jasmani
Rohani dulu
atau jasmani dulu
Ya
Aku masih mementingkan
Jasmani
menjaga pola makan
agar tak gampang sakit
Aku begitu khawatir
jatuh sakit
Aku beli asuransi
agar ada dana untuk
merawat aku
Sudah kau bangun
sorga di rumahmu
sudah kau bangun rumah
di sorgamu
Sudah ada program untuk
masuk sorga sekeluarga
Ah belum lagi
belum lagi
Keluarga kita
tak baik-baik saja
tingkat perceraian tinggi
lebih lima belas juta
rema terkena gangguan mental
rumah tak menjadi
tempat yang menyenangkan
Rumah tak lagi
menjadi tempat untul pulang
Bukankah rumah adalah
tempat di mana
kita bisa diterima
Lalu
apa belum saatnya
engkau mengubah orientasi
bahwa rohani
lebih utama dari jasmani
Masjid Aisyah Cilandak
30 Nopember 2025
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia












