Intisari Berita
- Mobil boks BGN yang mengantar makanan bergizi gratis menabrak SDN Kalibaru 01 Jakarta Utara sekitar pukul 07.00 WIB, melukai setidaknya 21 siswa yang tengah kegiatan literasi.
- Anak-anak dirawat di dua rumah sakit. Sopir bukan yang biasanya, telah ditahan polisi, dan menuturkan menginjak gas secara tidak sengaja saat berusaha ngerem.
- Pengiriman makanan diatur oleh Yayasan Darul Esti Sumidah yang baru mendapatkan status badan hukum Desember 2024.
Jakarta Utara – Setidaknya 21 anak dirawat di rumah sakit setelah mobil boks berstiker Badan Gizi Nasional (BGN) yang hendak mengantar makanan bergizi gratis tiba-tiba menabrak pagar SDN Negeri Kalibaru 01, Kamis (tanggal tidak disebut) sekitar pukul 07.00 WIB.
Saat peristiwa terjadi, para siswa tengah mengikuti kegiatan literasi dan duduk berbaris memenuhi lapangan depan sekolah. Mobil abu-abu itu pertama-tama menabrak seorang dewasa di depan pagar, kemudian melindas para siswa yang sedang duduk bersila. Histeria pecah seketika, dengan beberapa murid bersegaram putih-merah terkapar di bawah dan di sekitar mobil.
Anak-anak yang terluka kemudian dilarikan ke dua rumah sakit, yaitu RSUD Koja dan RSUD Cilincing.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa mobil boks itu rutin datang ke sekolah tersebut, namun sopir yang mengemudikan hari itu bukan yang biasanya. Saat ini, kepolisian telah menahan sopir tersebut.
Menurut Kapolsek Cilincing Komisaris Bobi Subasri, keterangan sementara menyebutkan sopir itu menginjak pedal gas secara tidak sengaja saat berusaha menginjak rem. “Dia mau ngerem, katanya remnya nggak pakem, karena takut mau nabrak (mundur), dia injek yang dalam. Kirain itu rem, ternyata gas,” ujar Bobi.
Berdasarkan penelusuran BBC News Indonesia, pengiriman makanan bergizi di kawasan Kalibaru, Cilincing, diatur oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinaungi oleh Yayasan Darul Esti Sumidah. Yayasan ini memperoleh status badan hukum pada Desember 2024, dengan Harry Sutarman sebagai penanggung jawab dan Sahrul Gunawan Siregar sebagai ketua SPPG.
Awak media telah mencoba menghubungi nomor telepon yayasan yang tertera di dokumen BGN, namun nomor tersebut tidak terdaftar.
Selain SDN Kalibaru 01, SPPG juga menyalurkan makanan bergizi ke sejumlah sekolah lain di kawasan itu, antara lain SDN Kalibaru 03 dan 09, SDN Cilincing 05, serta beberapa SDS dan SMP.












