Intisari Berita
- Loka POM Belitung resmi ditingkatkan statusnya menjadi Balai POM dengan wilayah kerja mencakup Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Peningkatan ini merupakan bagian dari penataan organisasi BPOM untuk memperkuat pengawasan obat dan makanan di daerah.
- Pemerintah Kabupaten Belitung mendukung langkah tersebut dengan memberikan hibah tanah seluas 4.700 meter persegi untuk pembangunan kantor Balai POM. Wakil Bupati Belitung, Syamsir, berharap keberadaan Balai POM dapat meningkatkan perlindungan masyarakat, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mendukung program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Dengan status baru ini, Balai POM di Belitung diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.
Belitung – Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, resmi ditingkatkan statusnya menjadi Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Belitung.
Penguatan Pengawasan
Kepala Loka POM Belitung, Asruddin, menjelaskan bahwa peningkatan klasifikasi ini merupakan bagian dari penataan organisasi unit pelaksana teknis BPOM.
Langkah tersebut meliputi:
- Pembentukan tujuh Loka POM baru,
- Peningkatan klasifikasi 10 Loka POM menjadi Balai POM,
- Peningkatan klasifikasi tiga Balai POM menjadi Balai Besar POM.
“Loka POM Belitung kini menjadi Balai POM dengan wilayah kerja meliputi Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Dengan status baru ini, kami akan meningkatkan kinerja pengawasan terhadap obat dan makanan yang beredar di masyarakat,” ujar Asruddin.
Dukungan Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Belitung, Syamsir, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap penguatan peran BPOM.
Salah satu bentuk dukungan adalah hibah tanah bersertifikat seluas 4.700 meter persegi untuk pembangunan Kantor Balai POM di Belitung.
“Pemberian hibah tanah ini merupakan komitmen Pemkab Belitung dalam mendukung pengawasan obat dan makanan. Kami berharap pembangunan kantor segera terlaksana, dengan komunikasi dan koordinasi yang baik bersama BPOM,” kata Syamsir.
Harapan ke Depan
Syamsir juga berharap Balai POM di Belitung dapat:
- Meningkatkan perlindungan masyarakat,
- Mendukung program prioritas pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG),
- Memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pengawasan obat dan makanan yang efektif.
“Dengan peningkatan klasifikasi ini, kualitas kesehatan dan gizi masyarakat di Belitung diharapkan semakin meningkat,” tambahnya.







