MEDIA DAULAT RAKYAT Jakarta, Jumat 21 Agustus 2026 – Memasuki hari kelima pasca gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Rabu 19 Agustus 2026, TNI mengerahkan 4.477 personel untuk mempercepat penanganan di wilayah terdampak.
Selain personel, TNI juga menyalurkan total 251,317 ton bantuan logistik kepada masyarakat.
Dukungan Personel dan Alutsista
Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan, dukungan penanganan diperkuat dengan 27 unit alutsista. Rinciannya 21 pesawat, 5 KRI, dan 1 Kapal ADRI.
Alutsista tersebut digunakan untuk mobilitas personel, distribusi bantuan, serta evakuasi dan penanganan warga terdampak di daerah sulit dijangkau.
Total Bantuan Capai 251 Ton
Pada hari kelima, TNI kembali menyalurkan 63,073 ton bantuan. Dengan tambahan itu, total bantuan yang sudah disalurkan TNI mencapai 251,317 ton.
“Pada hari kelima, sebanyak 63,073 ton bantuan telah disalurkan. Dengan tambahan itu, total bantuan yang sudah disalurkan TNI mencapai 251,317 ton,” ujar Mayjen Nas, Kamis 20 Agustus 2026.
Bantuan berupa makanan siap saji, air bersih, obat-obatan, selimut, tenda, dan kebutuhan dasar lainnya.
Perkuat Koordinasi Lintas Instansi
Mayjen Nas menegaskan pengerahan personel dan bantuan bertujuan mempercepat penanganan serta memenuhi kebutuhan masyarakat.
TNI juga berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan instansi terkait lainnya.
“Sinergi ini penting agar distribusi bantuan tepat sasaran dan penanganan darurat berjalan efektif,” lanjutnya.
Hingga saat ini, TNI masih bersiaga penuh di NTT bersama tim gabungan untuk pemulihan pasca gempa.












