MEDIA DAULAT RAKYAT Belitung, Minggu 23 Agustus 2026 – Sebuah mobil tangki pemadam kebakaran milik BPBD Belitung terguling saat dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk. Akibat kejadian sekitar pukul 10.00 WIB itu, tiga petugas Damkar mengalami luka-luka.
Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Marsidi Judono Belitung untuk perawatan intensif.
Kronologi: Oleng di Jalan Tikungan Tajam
Kejadian terjadi di Jalan Renati, Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Armada yang terlibat adalah mobil tangki suplai air BPBD Belitung yang digunakan khusus untuk pemadaman karhutla di medan sempit.
Kepala Pelaksana BPBD Belitung, Zainal Harison, menjelaskan penyebab kecelakaan.
“Jalur yang dilintasi memiliki medan yang dipenuhi banyak tikungan tajam, sementara kendaraan melaju dalam kondisi mengangkut beban muatan air yang cukup berat untuk keperluan pemadaman,” ujar Zainal.
“Mobil itu adalah mobil suplai air atau tangki yang dioperasikan khusus untuk pemadaman karhutla karena ukurannya memungkinkan untuk masuk dan menjangkau medan atau lokasi sempit yang tidak bisa diakses oleh armada pemadam besar lainnya,” tambahnya.
Komandan Regu Damkar Belitung, Riko Pribadi, menyebut mobil kehilangan kendali di tikungan.
“Mobil oleng saat melewati belokan kemudian terguling-guling,” kata Riko.
3 Petugas Luka, 2 Luka Berat
Tiga petugas Damkar Regu III BPBD Belitung menjadi korban.
Riko merinci: “Ada dua yang luka di kepala dan tangan bergeser, satunya lagi luka ringan.”
Ketiganya kini masih menjalani perawatan medis intensif di RSUD Marsidi Judono.
Dampak Operasional Pemadaman
Akibat kecelakaan, tangki mobil pecah dan bodi depan ringsek. Kerusakan cukup parah.
Untuk mengantisipasi, Pemkab Belitung kini memaksimalkan dua unit mobil suplai air yang tersisa. BPBD juga bersinergi dengan armada PDAM dan TNI untuk tetap menangani karhutla di wilayah tersebut.












