
MEDIA DAULAT RAKYAT MANGGAR, 8 September 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung Timur merilis data desil tahun 2026 dalam publikasi resmi Kabupaten Belitung Timur Dalam Angka 2026. Data ini digunakan untuk mengukur distribusi pendapatan dan tingkat ketimpangan rumah tangga di daerah.
Indeks Gini Belitung Timur 2026 tercatat di angka 0,32–0,34, yang menunjukkan ketimpangan ekonomi relatif sedang.
Apa itu Data Desil?
Desil adalah pembagian penduduk ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat pengeluaran.
Desil 1: 10 persen penduduk dengan pengeluaran terendah
Desil 10: 10 persen penduduk dengan pengeluaran tertinggi
Data desil digunakan untuk melihat ketimpangan ekonomi dan profil kemiskinan di suatu daerah.
Temuan Data Belitung Timur 2026
Berdasarkan publikasi BPS Belitung Timur:
- Distribusi pengeluaran: Tersedia dalam tabel statistik ekonomi yang menunjukkan proporsi pengeluaran per kapita tiap desil.
- Indeks Gini: Berada di rentang 0,32–0,34. Semakin mendekati 0 artinya distribusi pendapatan semakin merata.
- Pola konsumsi:
- Desil bawah 1–3 masih terkonsentrasi pada kebutuhan dasar seperti pangan, beras, dan lauk pauk.
- Desil atas 8–10 porsinya lebih besar untuk pengeluaran non-pangan seperti pendidikan, transportasi, dan rekreasi.
Pentingnya Data Desil untuk Kebijakan
Pemerintah daerah menggunakan data ini untuk 3 hal utama:
- Perencanaan kebijakan: Menentukan program pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran.
- Analisis ketimpangan: Melihat apakah pertumbuhan ekonomi dinikmati merata oleh semua lapisan.
- Target bantuan sosial: Menjadi acuan penentuan kelompok penerima manfaat bansos.
Akses Data Lengkap
Publikasi lengkap dapat diakses melalui Kabupaten Belitung Timur Dalam Angka 2026 yang diterbitkan BPS Belitung Timur.
Kontak BPS Belitung Timur: 0719 9220090 / 0719 9220091
Alamat: Jl. Raya Manggarawan, Desa Padang Manggar
Unduh: Melalui situs resmi BPS atau datang langsung ke kantor BPS Belitung Timur
Gambaran Distribusi Pengeluaran per Desil
Desil 1: Pengeluaran terendah, didominasi belanja pangan
Desil 5: Titik transisi, mulai ada pengeluaran non-pangan seperti transportasi dan pendidikan
Desil 10: Pengeluaran tertinggi, didominasi belanja non-pangan seperti rekreasi dan investasi
Data ini menjadi dasar penting bagi Pemkab Beltim dalam merancang program kesejahteraan agar bantuan lebih tepat sasaran.












