Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun untuk Rekening Bank Massal 200 Juta Warga, Saldo Awal Rp50 Ribu
1788994606735

Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun untuk Rekening Bank Massal 200 Juta Warga, Saldo Awal Rp50 Ribu

MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA, 10 September 2026Pemerintah menyiapkan anggaran Rp11 triliun dari APBN untuk program pembukaan rekening bank massal bagi lebih dari 200 juta warga Indonesia. Setiap rekening akan mendapatkan saldo awal Rp50.000. Program ini ditargetkan mulai berjalan sebelum akhir 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi inklusi keuangan nasional dan percepatan penyaluran bantuan sosial secara langsung.

Rencana Program Rekening Massal
Jumlah penerima: Lebih dari 200 juta warga Indonesia
Dana awal per rekening: Rp50.000
Total anggaran: Sekitar Rp11 triliun atau setara 600 juta dolar AS
Sumber dana: Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN

Pernyataan Menko Airlangga Hartarto
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan rencana tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 9/9/2026.
“Dananya berasal dari APBN. Dengan target kita 200 juta orang, kita perlu menyiapkan setidaknya 600 juta dolar AS, atau setara dengan Rp11 triliun,” ujarnya.

Airlangga menambahkan skema teknis dan alokasi anggaran masih dibahas bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

Arahan Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto meminta agar setiap warga negara memiliki rekening bank.
Dalam skema ini, bank BUMN seperti BRI dan BSI ditugaskan untuk menyiapkan dan mengelola pembukaan rekening massal tersebut.

Integrasi Data dan Mekanisme
Pemerintah mempertimbangkan sinkronisasi data dengan Dukcapil Kemendagri untuk memastikan akurasi penerima dan menghindari ganda.

Pembukaan rekening akan dilakukan bertahap dengan target mulai berjalan sebelum akhir 2026. Warga tidak perlu datang ke bank, karena proses akan dipadukan dengan data kependudukan yang sudah ada.

Tujuan Program

  1. Meningkatkan inklusi keuangan: Saat ini indeks inklusi keuangan nasional sudah mencapai 93,62%
  2. Meningkatkan literasi keuangan: Saat ini berada di angka 63,57%
  3. Transparansi bansos: Memastikan penyaluran bantuan pemerintah langsung masuk ke rekening warga tanpa perantara

Dengan adanya rekening aktif dan saldo awal, pemerintah berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan perbankan, tabungan, hingga program bantuan lainnya.

Analisis Singkat
Program ini menjadi lompatan besar dalam memperluas akses keuangan formal. Tantangan terbesar ada pada integrasi data dan edukasi agar rekening tidak hanya dibuka, tetapi juga digunakan secara produktif oleh masyarakat.

Artikel Terkait

InShot 20260910

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi,…

MEDIA DAULAT RAKYAT SELAT SUNDA, 10…

InShot 20260910

Puisi Puisi Edy Sukardi

Ada saja pintu yang terbuka Ketika…

InShot 20260910

11 Terdakwa Kasus Korupsi Tata…

MEDIA DAULAT RAKYAT BPANGKALPINANG, 10 September…