MEDIA DAULAT RAKYAT GANTUNG, 14 September 2026 – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Beliadi menggelar Reses Masa Sidang III Tahun Sidang II di Desa Lilangan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, pada Sabtu, 12 September 2026.
Dalam pertemuan dengan warga dan tokoh masyarakat setempat, tiga isu utama mengemuka: jalan rusak, minimnya fasilitas olahraga, dan pendataan sosial yang dianggap tidak tepat sasaran.
Fakta Utama Reses Beliadi di Belitung Timur
Kegiatan reses ini menjadi wadah langsung bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi konstituen.
- Lokasi: Desa Lilangan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur
- Tanggal: Sabtu, 12 September 2026
- Agenda: Reses Masa Sidang III Tahun Sidang II DPRD Babel
- Peserta: Warga Desa Lilangan dan tokoh masyarakat setempat
Aspirasi Masyarakat Mengemuka
Dialog berlangsung terbuka. Warga menyampaikan keluhan yang selama ini dirasakan di desa.
1. Infrastruktur Jalan
Masalah paling mendesak adalah kondisi jalan poros Lilangan–Gantung yang rusak parah. Warga mengeluhkan akses menjadi terhambat, terutama saat musim hujan. Kondisi ini dinilai mengganggu mobilitas dan roda ekonomi warga.
“Kami kalau mau ke pasar Gantung harus ekstra hati-hati. Jalan berlubang dan kalau hujan becek. Hasil kebun juga susah diangkut,” ujar salah satu warga.
2. Fasilitas Olahraga Minim
Pemuda dan warga Desa Lilangan juga menyoroti kurangnya sarana olahraga. Beberapa poin yang disampaikan:
- Minim penerangan lapangan sehingga aktivitas olahraga malam tidak bisa dilakukan
- Jaring net voli rusak
- Gawang sepak bola butuh perbaikan
Warga berharap ada dukungan pengadaan perlengkapan olahraga dari pemerintah provinsi agar kegiatan pemuda bisa berjalan.
3. Pendataan Sosial
Isu lain yang cukup ramai adalah soal data desil dalam DTSEN. Warga menilai data yang ada tidak sesuai dengan kondisi ekonomi di lapangan. Akibatnya, penyaluran bantuan sosial dinilai tidak tepat sasaran.
Tanggapan Beliadi: Akan Diperjuangkan di DPRD
Menanggapi aspirasi tersebut, Beliadi menegaskan akan mengawal semua masukan warga.
“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi tanggung jawab kami untuk dikawal. Apa yang menjadi kebutuhan warga akan kami perjuangkan sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah,” kata Beliadi.
Politisi DPRD Babel itu merinci 3 langkah tindak lanjut:
- Mengkoordinasikan perbaikan jalan poros Lilangan–Gantung dengan Dinas PUPR Provinsi Babel dan Pemkab Beltim
- Mengusulkan bantuan fasilitas olahraga melalui pokok pikiran DPRD untuk anggaran tahun 2027
- Mendorong evaluasi pendataan desil agar sinkron dengan kondisi riil masyarakat dan tidak ada warga yang berhak justru terlewat bansos
Beliadi memastikan semua usulan akan dibawa ke rapat komisi dan dibahas bersama OPD terkait di lingkungan Pemprov Babel.
Konteks Lebih Luas: Aktivitas Beliadi di Dapil
Reses di Lilangan bukan satu-satunya kegiatan Beliadi di Belitung Timur. Ia dikenal aktif menyerap aspirasi di berbagai bidang.
1. Reses Pendidikan
Pada 2025, Beliadi melaksanakan reses di SMKS Handayani Manggar. Di sana ia memberi motivasi kepada siswa agar semangat belajar dan siap menghadapi dunia kerja.
2. Reses Pulau Belitung
Pada Mei 2026, Beliadi juga menggelar reses di wilayah Belitung. Aspirasi yang mengemuka antara lain:
- Konflik lahan HTI
- Harga sawit dan pupuk subsidi
- Kebutuhan bus sekolah untuk mempermudah akses pelajar
Hal ini menunjukkan Beliadi konsisten menjadikan reses sebagai sarana mendengar langsung kebutuhan warga di berbagai sektor.
Reses Beliadi di Desa Lilangan menegaskan tiga isu prioritas warga Belitung Timur saat ini: perbaikan jalan, peningkatan fasilitas olahraga, dan evaluasi pendataan sosial.
Dengan komitmen untuk mengawal aspirasi hingga ke tingkat provinsi, diharapkan usulan warga bisa terealisasi dalam perencanaan APBD Provinsi Babel.
DPRD dan Pemprov Babel diharapkan segera menindaklanjuti, agar pembangunan di wilayah pesisir dan pedesaan seperti Lilangan bisa berjalan lebih merata.












