MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, 14 September 2026 – Wakil Bupati Belitung Syamsir mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkades Serentak 2026 yang akan digelar Minggu, 20 September 2026. Ia menekankan pentingnya sinergi antarpihak agar pesta demokrasi tingkat desa berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Ajakan itu disampaikan Syamsir saat melepas distribusi logistik Pilkades di Tanjungpandan, Senin (14/9/2026).
Ajakan Wabup Belitung: Jaga Sinergi dan Kolaborasi
Pelepasan logistik ditandai dengan simbol pemecahan kendi sebagai tanda dimulainya distribusi ke 13 desa peserta.
Dalam sambutannya, Syamsir mengingatkan bahwa keberhasilan Pilkades bukan hanya tugas pemerintah.
“Mari kita tingkatkan kolaborasi untuk menyukseskan Pilkades Serentak tahun 2026,” tegas Syamsir.
Menurutnya, sinergi yang sudah terjalin sejak Pilkades, Pilkada, Pileg, hingga Pilpres sebelumnya harus kembali dijaga. Mulai dari penyelenggara, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga warga.
“Pemerintah daerah sudah menyiapkan segala sesuatunya. Sekarang tinggal bagaimana kita semua menjaga kondusivitas agar pesta demokrasi desa ini berjalan tertib,” ujarnya.
Partisipasi dan Antusiasme Meningkat
Pilkades Serentak 2026 di Belitung disebut Syamsir sebagai yang paling kompetitif dibanding periode sebelumnya.
Fakta menarik yang muncul:
- Tiga mantan anggota DPRD Belitung ikut mencalonkan diri sebagai kepala desa. Ini menunjukkan bahwa jabatan kepala desa kini semakin dilirik oleh figur yang punya pengalaman politik.
- Di Desa Air Rayak, jumlah calon melonjak hingga 9–12 orang. Angka ini tertinggi sepanjang sejarah Pilkades di desa tersebut dan mencerminkan tingginya minat warga untuk maju.
- Secara umum, rata-rata desa memiliki 4–7 calon, jauh lebih banyak dibanding Pilkades 2020 lalu.
Syamsir menilai fenomena ini sebagai tanda perkembangan positif demokrasi desa.
“Semangat demokrasi yang tinggi ini harus dijaga bersama agar tetap kondusif, aman, dan sukses hingga seluruh tahapan berakhir,” pesannya.
Ia juga mengimbau para calon dan tim sukses untuk berkompetisi secara sehat, tidak menyebarkan hoaks, dan menghormati hasil.
Lokasi dan Jumlah TPS
Pilkades Serentak 2026 akan berlangsung di 13 desa pada 4 kecamatan dengan total 80 TPS.
Rinciannya:
- Kecamatan Tanjungpandan: Perawas, Air Merbau, Aik Pelempang Jaya, Aik Ketekok, Aik Rayak
- Kecamatan Sijuk: Sijuk, Terong, Pelepak Pute, Tanjung Tinggi
- Kecamatan Membalong: Pulau Seliu, Pulau Sumedang, Padang Kandis
- Kecamatan Badau: Desa Ibul
Dengan DPT 36.066 orang, Pemkab menargetkan partisipasi minimal 75%. Sosialisasi door to door dan melalui media desa terus dilakukan agar warga tidak golput.
Konteks Regulasi dan Pengamanan
Pilkades Serentak 2026 ini memiliki arti penting karena merupakan pelaksanaan pertama setelah berlakunya UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Desa.
UU baru ini mengatur perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi 8 tahun dan memberikan kepastian hukum lebih kuat bagi penyelenggaraan.
Untuk menjamin kelancaran, Pemkab Belitung bersama aparat keamanan menyiapkan pengamanan terpadu untuk seluruh tahapan:
- Masa kampanye 14–16 September 2026
- Masa tenang 17–19 September 2026
- Distribusi logistik 14–18 September 2026
- Pemungutan dan penghitungan suara 20 September 2026
- Penyerahan hasil ke Tim Fasilitasi Kabupaten 21 September 2026
Satpol PP, TNI, dan Polri diterjunkan sejak distribusi logistik hingga pengamanan TPS. Desa-desa dengan tingkat kerawanan seperti Air Merbau dan Aik Pelempang Jaya mendapat pengamanan ekstra.
Pilkades Serentak 2026 di Belitung bukan hanya ajang memilih kepala desa. Ini adalah momentum memperkuat demokrasi di tingkat lokal.
Tingginya partisipasi masyarakat yang terlihat dari jumlah calon, ditambah kesiapan pemerintah daerah dalam logistik dan keamanan, menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan.
Wabup Syamsir berharap 20 September nanti menjadi hari yang meriah namun tetap damai. “Pilkades adalah milik kita bersama. Mari pilih pemimpin desa terbaik untuk Belitung 6 tahun ke depan,” tutupnya.












