
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Adha 1446 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (6/6). Mengenakan kemeja putih lengkap dengan kopiah hitam, Presiden tiba di masjid terbesar di Asia Tenggara itu sekitar pukul 06.47 WIB.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut serta dalam ibadah tersebut, di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Kehadiran para tokoh ini semakin menegaskan suasana sakral dan khidmat dalam perayaan hari besar umat Islam.
Ribuan Jemaah Padati Masjid Istiqlal

Sejak pukul 05.30 WIB, ribuan jemaah telah memadati Masjid Istiqlal. Dengan kapasitas mencapai 250.000 orang, masjid ini kembali menjadi pusat ibadah bagi umat Muslim di ibu kota. Panitia memperkirakan sekitar 100.000 hingga 150.000 jemaah hadir dalam salat Idul Adha tahun ini, serupa dengan tahun-tahun sebelumnya.
Tepat pukul 07.00 WIB, salat sunnah dimulai dengan dipimpin oleh Ahmad Muzzakir Abdurrahman, seorang hafiz yang pernah meraih peringkat ketiga terbaik di ASEAN dan Asia Pasifik. Suasana haru dan khusyuk terasa begitu kuat, terlebih ketika ayat-ayat suci Al-Qur’an dikumandangkan, mengingatkan kembali pada makna pengorbanan dan keikhlasan dalam perayaan Idul Adha.
Penyerahan Hewan Kurban
Setelah menunaikan ibadah, Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada panitia Masjid Istiqlal. Tahun ini, Presiden menyalurkan 985 ekor sapi ke berbagai masjid di seluruh Indonesia, dengan berat antara 800 kilogram hingga 1,3 ton. Jenis sapi yang dipilih meliputi simmental, limousine, peranakan ongole, brahman, angus, dan sapi bali—semuanya telah melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat sebelum disalurkan.
Pemotongan hewan kurban dari Presiden dan Wapres dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (7/6), sebagaimana disampaikan oleh Plt. Imam Besar Masjid Istiqlal Mulawarman Hannase.
Makna Pengorbanan di Idul Adha
Dalam khutbah yang disampaikan oleh Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Wan Jamaluddin Z., tema “Nilai Pengorbanan dan Keikhlasan dalam Idul Adha” diangkat sebagai refleksi bagi umat Muslim. Perayaan Idul Adha menjadi momentum untuk mengingat bahwa pengorbanan tidak selalu dalam bentuk materi, tetapi juga dalam ketulusan dan kepedulian terhadap sesama.












