Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Belitung Menuju Sentra Kelapa Dunia: Gubernur Babel Dorong Transformasi Lahan Tidur Lewat Investasi Rp1 Triliun
Inshot 20250726 215205699

Belitung Menuju Sentra Kelapa Dunia: Gubernur Babel Dorong Transformasi Lahan Tidur Lewat Investasi Rp1 Triliun

Inshot 20250726 215205699

TANJUNGPANDAN — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mencanangkan visi ambisius menjadikan Belitung sebagai pusat kelapa nasional dan regional. Dalam pertemuan bersama kelompok tani dan investor di Wisma Bougenville, Tanjungpandan (25/7/2025),

Ia mengumumkan rencana penanaman kelapa dalam skala masif dan pembangunan pabrik pengolahan kelapa terbesar se-Asia Tenggara

Program ini menargetkan pemanfaatan lahan-lahan tidur seperti HTI, HTM, dan HKm yang selama ini terbengkalai. Gubernur menekankan bahwa masyarakat tidak perlu menjual tanahnya, melainkan cukup menyediakan dan membersihkan lahan untuk kemudian ditanami oleh investor.

Bibit, pupuk, perawatan, dan pemasaran akan ditanggung sepentuhnya oleh pihak investor

“Lahan dari masyarakat, bibit dari investor. Nanti hasilnya dibagi, masyarakat bisa dapat 20 persen dari hasil panen. Dari 1 hektare bisa ditanam 180 pohon, itu sekitar Rp36 juta,” ujar Hidayat

Investasi senilai Rp1 triliun akan digunakan untuk menanam 1–2 juta batang kelapa dan membangun pabrik pengolahan kelapa di Bangka dan Belitung. Pabrik ini diproyeksikan menyerap hingga 5.000 tenaga kerja di sektor pengolahan, belum termasuk sektor perkebunan

Investor juga menegaskan bahwa skema kerja sama bersifat kemitraan murni, bukan pembelian lahan. Legalitas lahan menjadi syarat utama agar proses penanaman dan pengawasan berjalan optimal

Gubernur menargetkan penciptaan hingga 1 juta lapangan kerja dari hulu ke hilir. Ia juga meminta masyarakat segera menyiapkan dokumen kemitraan dan legalitas lahan dalam waktu 15 hari ke depan. Pemerintah desa dan kelompok tani diminta aktif mendukung dan memfasilitasi proses ini

“Ini peluang besar. Jangan biarkan lahan tidur terus. Kita bisa jadikan kelapa sebagai komoditas unggulan, sejajar dengan timah dan karet,” tegas Hidayat

Berbeda dari proyek-proyek sebelumnya, Gubernur memastikan bahwa aspek keberlanjutan dan jaminan pasar telah dikaji secara serius. Pabrik akan menjadi penampung hasil panen, sehingga petani tidak lagi bingung menjual produk mereka

Artikel Terkait

InShot 20260526

Sapi Simental Bantuan Presiden untuk…

Manggar Belitung Timur- Belitung Timur kembali…

InShot 20260526

Kecelakaan di Badau, Satu Pengendara…

Belitung – Satu orang pengendara motor…

InShot 20260526

Puisi-puisi Edy Sukardi

Arafah ESu Hari yang amat muliadikabulkannya…