Intisari Berita
- Umat Hindu di Belitung (khususnya Desa Adat Giri Jati) merayakan Galungan hari Rabu ini, dengan persembahyangan di Pura Puseh yang dihadiri sekitar 700 orang.
- Galungan diadakan setiap 210 hari berdasarkan kalender Bali, sebagai tanda kemenangan kebaikan (Dharma) melawan kejahatan (Adharma) dan pengendalian hawa nafsu.
- Ketua PHDI Belitung mengucapkan selamat dan berharap perayaan membawa keberkahan.
Belitung – 19 November 2025 – Umat Hindu di Desa Adat Giri Jati, Dusun Balitung, Desa Pelepak Putih, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperingati Hari Raya Galungan dengan penuh rasa khidmat dan suka cita pada hari Rabu.
Ketua Parisada Hindu Hindu# PHDI Belitung, I Wayan Sutha, menyatakan bahwa Hari Raya Galungan diperingati setiap 210 hari sekali berdasarkan kalender Bali.
Kegiatan persembahyangan dipusatkan di Pura Puseh Desa Adat Giri dan dipimpin langsung oleh Pinandita I Bagus Putu Anom, dengan kehadiran sekitar 700 umat Hindu setempat.
“Dalam konteks ini adalah kemenangan mengendalikan hawa nafsu dalam diri manusia,” ujarnya.
Menurutnya, Galungan merupakan momentum untuk memperingati kemenangan kebaikan (Dharma) melawan kejahatan (Adharma), yang dalam konteksnya adalah kemenangan mengendalikan hawa nafsu dalam diri manusia.
“Semoga perayaan Hari Raya Galungan membawa keberkahan dan kebahagiaan dalam menjalani kehidupan,” katanya.
Ia juga mengucapkan selamat memperingati Galungan kepada umat Hindu setempat dan di berbagai wilayah lainnya, dengan harapan perayaan ini membawa keberkahan dan kebahagiaan dalam menjalani kehidupan.












