MEDIA DAULAT RAKYAT Belitung, Senin 24 Agustus 2026 – Bupati Belitung Djoni Alamsyah memastikan dua personel Damkar BPBD Belitung yang mengalami kecelakaan saat menuju lokasi karhutla mendapat pelayanan medis maksimal di RSUD Marsidi Judono. Ia meminta keduanya dirawat hingga benar-benar pulih.
Kronologi: Terguling di Jalan Ranati
Kecelakaan terjadi di Jalan Ranati, Sijuk, saat mobil tangki suplai air BPBD melaju menuju lokasi kebakaran hutan dan lahan.
Korban adalah tiga personel Regu III Damkar BPBD Belitung.
- Rico Saputra & Setiawan → dirawat intensif di RSUD Marsidi Judono
- Satu personel lain → tidak mengalami cedera serius dan sudah diperbolehkan pulang
Perhatian Khusus untuk Cedera Kepala
Saat menjenguk di rumah sakit, Bupati Djoni menekankan pentingnya observasi medis menyeluruh.
“Saya minta mereka dilayani secara maksimal di rumah sakit ini sampai benar-benar sehat kembali,” ujar Djoni.
Ia menyoroti salah satu petugas yang mengalami cedera di bagian kepala.
“Observasi dari dokter mudah-mudahan tidak sampai mengkhawatirkan, terutama untuk risiko cedera otak. Saat ini kelihatan masih cedera di bagian kulit,” tambahnya.
Tim medis RSUD Marsidi Judono saat ini masih melakukan observasi intensif untuk mengantisipasi risiko cedera lebih berat.
Tambah Armada, Titik Api Mulai Berkurang
Untuk mempercepat penanganan karhutla, Pemkab Belitung berkoordinasi dengan TNI.
“Saya sempat meminta bantuan kendaraan dari Kodim 0414/Belitung dan Batalyon TP 845/Ksatria Satam untuk membantu mengurangi titik-titik kebakaran,” kata Djoni.
Hasilnya, jumlah titik api di wilayah Belitung mulai berkurang setelah bantuan tambahan diterjunkan.
Bupati juga mengingatkan seluruh personel agar tetap berhati-hati karena tingkat kelelahan cukup tinggi di tengah maraknya karhutla.












