MEDIA DAULAT RAKYAT BELITUNG TIMUR, 9 September 2026 – Lebih dari 400 warga Kabupaten Belitung Timur masuk dalam daftar penerima bantuan sosial yang terindikasi terlibat judi online. Akibatnya, penyaluran bansos mereka ditahan sementara oleh pemerintah.
Kemensos menegaskan penerima tidak langsung dicoret dari daftar. Warga diberi kesempatan melakukan klarifikasi karena banyak kasus melibatkan pencatutan identitas tanpa sepengetahuan pemilik.
Fakta Utama
Jumlah terindikasi: Lebih dari 400 warga Belitung Timur masuk daftar penerima bansos yang dicurigai terlibat judi online.
Sumber data: Hasil verifikasi pemerintah daerah yang dikuatkan dengan laporan PPATK terkait deteksi transaksi digital mencurigakan.
Modus: Identitas warga berupa KTP, KK, nomor rekening, dan dompet digital dicatut pihak lain untuk aktivitas judi online. Banyak korban adalah lansia yang bahkan tidak memiliki ponsel.
Kebijakan Kemensos: Penyaluran bansos ditahan sementara, namun penerima diberi ruang untuk klarifikasi agar data sesuai kondisi faktual di lapangan.
Kepala DSPPPA Beltim, Ronny Setiawan menyampaikan keprihatinannya:
“Ini cukup miris bagi kita. Baru belakangan ini kita mengetahui kenapa bansos warga tertahan atau bahkan dikeluarkan. Ternyata identitas kependudukan mereka dipergunakan pihak lain untuk aktivitas judi online.”
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan:
“Dari data PPATK, kita dalami, kemudian kita sisir. Penerima bansos yang terindikasi main judi online, kita beri kesempatan untuk melakukan klarifikasi.”
Dampak dan Proses Klarifikasi
Penahanan sementara berlaku untuk berbagai program bansos, termasuk PKH dan BPNT.
Proses klarifikasi dilakukan di lapangan dengan melibatkan pemerintah desa dan pemerintah daerah. Warga yang merasa tidak pernah terlibat judi online dapat mengajukan sanggahan dengan bukti pendukung.
Salah satu pola yang ditemukan: rekening terdaftar atas nama ibu rumah tangga, namun digunakan oleh anak atau suami untuk bermain judi online.
Risiko dan Imbauan
DSPPPA Beltim mengingatkan risiko pencatutan identitas tidak hanya untuk judi online, tetapi juga untuk pengajuan pemasangan listrik baru hingga transaksi aset kendaraan.
Imbauan kepada masyarakat:
- Jangan meminjamkan KTP, KK, atau nomor rekening kepada siapapun.
- Segera lapor ke desa, kecamatan, DSPPPA, atau aparat hukum jika merasa identitasnya dicatut.
Kasus ini menunjukkan pencatutan identitas digital menjadi ancaman serius bagi penerima bansos. Pemerintah memilih jalur klarifikasi agar bantuan tetap tepat sasaran dan tidak merugikan warga yang menjadi korban. Sementara itu masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga dokumen pribadi dan data keuangan.












