
MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, Minggu 4 Oktober 2026 – Kawasan pusat kota Tanjungpandan kembali dipadati warga pagi ini dalam gelaran Car Free Day (CFD) Belitung. Ribuan warga tumpah ruah memanfaatkan jalan bebas kendaraan bermotor untuk berolahraga, bersantai bersama keluarga, hingga berburu kuliner UMKM lokal.
Pantauan di lapangan, ruas jalan utama di sekitar Bundaran Tugu Satam dan Jalan Merdeka ditutup total untuk kendaraan bermotor sejak pukul 06.00 WIB pagi.
Catatan Penting untuk Warga:
Pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung menegaskan, penutupan jalan hanya berlaku hingga pukul 09.00 WIB. Setelah pukul 09.00, arus lalu lintas akan kembali dibuka normal seperti biasa. Petugas sudah disiagakan di sejumlah titik untuk mengurai kepadatan saat pembukaan kembali.
“Disarankan warga untuk datang lebih pagi agar bisa menikmati suasana CFD dengan maksimal, sebelum jalan dibuka kembali,” ujar petugas Dishub di lokasi.
Komitmen Lingkungan Pemkab Belitung
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, yang turut hadir dan berolahraga bersama warga, menegaskan bahwa CFD bukan sekadar ajang kumpul-kumpul, tetapi merupakan komitmen nyata pemerintah daerah terhadap isu lingkungan.
“CFD adalah komitmen daerah terhadap lingkungan melalui pengurangan aktivitas kendaraan di ruang publik. Kita ingin memberikan ruang napas bagi kota, mengurangi emisi, dan mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat,” tegas Bupati Djoni kepada wartawan, Minggu pagi.
Menurutnya, dengan satu hari membebaskan jalan dari polusi kendaraan, kualitas udara kota menjadi lebih baik dan masyarakat didorong untuk membiasakan jalan kaki dan bersepeda.
Selain olahraga, CFD Belitung juga menjadi berkah bagi pelaku UMKM. Puluhan lapak kuliner, kerajinan tangan, dan produk lokal lainnya meraup omzet berlipat karena ramainya pengunjung.
Pemkab Belitung berencana menjadikan CFD sebagai agenda rutin mingguan dengan evaluasi penataan lapak dan kebersihan agar tetap nyaman bagi semua pengunjung.












