MEDIA DAULAT RAKYAT MANGGAR, BELITUNG TIMUR – Minggu, 4 Oktober 2026 – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda lahan kosong di depan Kantor Satpol PP Belitung Timur, Desa Padang, Kecamatan Manggar, pada Sabtu (3/10/2026) sore. Api yang membesar dengan cepat menghanguskan sekitar dua hektare lahan semak belukar sebelum berhasil dijinakkan tim gabungan.
Peristiwa bermula sekitar pukul 16.30 WIB. Saksi mata pertama, Sabihi (60), warga setempat, melihat titik api kecil muncul di semak belukar dekat Mako Polres Beltim.
“Awalnya api kecil, saya coba padamkan sendiri. Tapi angin kencang membuat api cepat membesar, akhirnya saya lapor ke pemadam,” ujar Sabihi.
Kondisi vegetasi yang kering akibat musim kemarau dan tiupan angin kencang membuat api dalam hitungan menit merembet dan membesar, mengancam kawasan perkantoran vital.
Mendapat laporan, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi. Upaya pemadaman berlangsung intensif selama 1,5 jam.
Kekuatan yang dikerahkan:
- 1 unit mobil Tim Pemadam Sat Samapta Polres Beltim
- 2 unit mobil Damkar Kabupaten Beltim
- 1 unit mobil BPBD Beltim
- 1 unit mobil bantuan PLN
Polres Belitung Timur menegaskan personel bergerak cepat melakukan pemblokiran titik api agar tidak merembet ke Kantor Satpol PP dan Mako Polres. Strategi penyiraman intensif membuahkan hasil, api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 18.00 WIB.
Dampak & Kerugian
- Luas terbakar: ± 2 hektare semak belukar
- Lokasi: Lahan kosong di depan Kantor Satpol PP Beltim, Desa Padang
- Korban jiwa / fasilitas: NIHIL. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan gedung perkantoran.
BPBD Beltim mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah sembarangan di musim kemarau.
“Risiko karhutla sangat tinggi saat ini. Satu percikan kecil bisa menjadi bencana besar jika disertai angin,” tegas perwakilan BPBD.
🌍 Data Konteks Karhutla Beltim 2026
Kejadian ini menambah panjang daftar karhutla di Belitung Timur. Sepanjang tahun 2026, tercatat:
220 kasus karhutla dengan total lahan terdampak 397 hektare. Kecamatan Manggar, termasuk Desa Padang, menjadi wilayah dengan kasus terbanyak.
Catatan Redaksi:
- Musim kemarau ekstrem meningkatkan indeks risiko karhutla di Beltim.
- Warga diimbau melapor cepat ke Damkar/BPBD jika melihat titik api awal.
- Koordinasi lintas instansi (Polri, Damkar, BPBD, PLN) terbukti krusial mencegah api merembet ke fasilitas vital negara.












