Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • BREAKING NEWS: Investor Raksasa Tiongkok Jinhai Bidik Belitung Timur, Siapkan Investasi USD 6 Miliar Bangun Pabrik Baja, Pelabuhan dan PLTU
IMG 20261030 WA4624

BREAKING NEWS: Investor Raksasa Tiongkok Jinhai Bidik Belitung Timur, Siapkan Investasi USD 6 Miliar Bangun Pabrik Baja, Pelabuhan dan PLTU

JAKARTA – MANGGAR, Media Daulat Rakyat – Audiensi antara Menteri Lingkungan Hidup dan Wakil Menteri Perindustrian dengan Guangxi Wuzhou Jinhai Stainless Steel menegaskan minat kuat investor Tiongkok terhadap Indonesia, khususnya Belitung Timur, sebagai tujuan investasi strategis. Rencana investasi mencakup pembangunan pabrik baja, pelabuhan, dan PLTU dengan nilai mencapai sekitar USD 6 miliar.

Guangxi Wuzhou Jinhai Stainless Steel adalah perusahaan asal Tiongkok dengan pengalaman lebih dari 27 tahun di industri peleburan baja tahan karat.

Lokasi investasi dipusatkan di Kawasan Industri Aik Kelik (KIAK), Desa Mayang dan Desa Aik Kelik, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur.

Nilai investasi sekitar USD 6 miliar untuk pembangunan pabrik baja karbon high-end, pelabuhan khusus industri, PLTU batu bara, dan kawasan industri terpadu.

Dampak ekonomi diproyeksikan menyerap ribuan tenaga kerja lokal, memperkuat industri logam dasar nasional, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan:

“Saya menerima audiensi dari Guangdong Jinhai Huihuang Group Co., Ltd terkait rencana investasi pembangunan pabrik high-end carbon steel, pelabuhan, PLTU batu bara dan kawasan industri di Belitung Timur dengan nilai investasi sekitar US$6 miliar.”

Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten menambahkan soal kesiapan infrastruktur:

“Dia butuh pelabuhan dengan kedalaman minimal 18 sampai 20 meter, sementara yang ada saat ini sekitar 9 sampai 12 meter. Tadi kita sudah minta tim untuk segera survei lokasi yang paling memungkinkan.”

Infrastruktur pelabuhan: Kedalaman pelabuhan menjadi syarat utama untuk kapal besar ekspor baja.

Energi listrik: Investor berencana membangun PLTU sendiri untuk mendukung operasional industri 24 jam.

Kemudahan perizinan: Menjadi daya tarik utama bagi investor asing untuk berinvestasi jangka panjang di Indonesia.

Realisasi investasi sektor manufaktur Indonesia pada Triwulan I 2026 mencapai Rp418,62 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja baru sebanyak 219.684 orang. Sektor logam dasar menyumbang investasi terbesar, sekitar Rp218,04 triliun dari 24 perusahaan. Beltim berpotensi menjadi episentrum baru.

Audiensi ini menunjukkan bahwa Indonesia, khususnya Belitung Timur, semakin dilirik sebagai pusat investasi industri baja global. Dukungan pemerintah pusat dan daerah, kesiapan infrastruktur, serta kemudahan perizinan akan menjadi faktor penentu keberhasilan proyek besar ini.

Redaksi: Media Daulat Rakyat | Manggar, 30 Oktober 2026
Editor: Akhlanudin

Artikel Terkait

InShot 20261031

Puisi Puisi Edy Sukardi

Jam Dinding ESu Detik yang merayapdi…

IMG 20261030 WA4981

Jalan Manggar–Gantung Retak 30 Meter…

GANTUNG, Media Daulat Rakyat – Jalan…

InShot 20261030

SPBU Sungai Manggar di Desa…

MANGGAR, Media Daulat Rakyat – SPBU…