
Jam Dinding
ESu
Detik yang merayap
di dinding kamar
adalah pencuri yang
mengendap-endap tanpa
kabar
tanpa jejak
Ia merampas sepotong
demi sepotong pohon usia
meninggalkan uban
di kepala
dan keriput di ujung mata
Ia takut pada esok
yang belum terbaca
Ia takut pada rencana
yang mungkin runtuh
jadi kepingan kaca
namun yang paling
mencekam
dari putaran waktu
menjadikan ia asing
pada diri yang dulu
Ia berlari mengejar
bayang-bayang di depan
Ia lupa menikmati nafas
yang dipinjamkan
hingga ia menyadari
bahwa ia telah tiba
diujung petang yang sepi
Ia berbaris menanti giliran
untuk kembali pulang
ke pangkuan ilahi
Apa bekalmu
Aku tak punya apa-apa
Aku hanya membawa sepotong
puisi
Pisangan Timur
31 Oktober 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia













