
Cebu, Filipina — Suasana mencekam menyelimuti Kota Cebu dan sekitarnya setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,9 mengguncang wilayah tersebut pada Selasa malam (30/09).
Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik bangunan rumah dan toko berguncang hebat, sementara warga berlarian menyelamatkan diri dan hewan-hewan tampak panik berlarian di jalanan.
Menurut otoritas Filipina, sedikitnya 69 orang dilaporkan meninggal dunia, dan lebih dari seratus lainnya mengalami luka-luka. Kota Bogo menjadi wilayah terdampak paling parah, dengan sejumlah bangunan runtuh termasuk kompleks olahraga dan gereja bersejarah.
Gempa terjadi sekitar pukul 21.59 waktu setempat, dengan pusat gempa berada di daratan, sekitar 21 kilometer timur laut Kota Bogo, Provinsi Cebu.
Kedalaman gempa yang dangkal memperparah dampaknya, menyebabkan kerusakan infrastruktur yang meluas, termasuk jembatan, jalan raya, dan fasilitas umum.
Tim SAR masih berjibaku di lapangan, menyisir puing-puing bangunan untuk mencari korban yang tertimbun. Lebih dari 600 gempa susulan tercatat hingga Rabu pagi, memicu kekhawatiran warga yang memilih bertahan di tempat terbuka.
Pemerintah Filipina telah mengerahkan bantuan darurat dan mendirikan pos-pos evakuasi. Presiden Filipina menyampaikan belasungkawa dan menyerukan solidaritas nasional dalam menghadapi bencana ini












