Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Indonesia Peringkat Kedua Dunia dalam Kehilangan Hutan Tropis Primer, Luasnya Capai 10,7 Juta Hektare
Inshot 20251208 132907928

Indonesia Peringkat Kedua Dunia dalam Kehilangan Hutan Tropis Primer, Luasnya Capai 10,7 Juta Hektare

Intisari Berita

  • Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam kehilangan hutan tropis primer (10,7 juta hektare) menurut data WRI 2024, setelah Brasil (33,5 juta hektare).
  • Di dalam negeri, Kalimantan Timur menjadi provinsi dengan deforestasi tertinggi tahun 2024 (44.483 hektare). Penyebab utama adalah deforestasi untuk pertambangan, perkebunan, dan penebangan liar, yang menimbulkan ketidakstabilan ekosistem, bencana alam, serta ancaman bagi keanekaragaman hayati dan kehidupan manusia.
  • Para aktivis dan pakar menekankan bahwa hilangnya hutan adalah kehancuran sistem kehidupan secara keseluruhan.

Jakarta, 8-12-2025-Hutan sebagai ekosistem kompleks memegang peranan vital bagi bumi, menaungi ragam vegetasi dan satwa. Berdasarkan iklim dan kondisi tanah, hutan terbagi menjadi berbagai jenis, antara lain sabana, hutan rawa gambut, dan hutan tropis yang memiliki curah hujan tinggi.

Hutan tropis khususnya merupakan penyangga kehidupan krusial karena berperan dalam mitigasi perubahan iklim, penyediaan sumber air, dan habitat bagi keanekaragaman hayati. Sayangnya, penyusutan luas hutan tropis primer – hutan alami yang belum tersentuh aktivitas manusia – terus berlangsung, menimbulkan ketidakstabilan ekosistem dan meningkatkan frekuensi bencana seperti banjir, longsor, dan kekeringan.

Data Global: Brasil Paling Tinggi, Indonesia Kedua

Mengutip data World Resources Institute (WRI) tahun 2024, Indonesia menempati peringkat kedua dunia sebagai negara dengan kehilangan hutan tropis primer terluas, yakni 10,7 juta hektare. Posisi pertama dipegang Brasil dengan 33,5 juta hektare, diikuti oleh Republik Demokratik Kongo (7,4 juta hektare), Bolivia (5,7 juta hektare), dan Malaysia (3 juta hektare). Faktor utama kehilangan hutan didominasi oleh aktivitas deforestasi, seperti pembukaan lahan untuk pertambangan, perkebunan, pertanian, dan penebangan liar.

Di Dalam Negeri: Kalimantan Timur Paling Tinggi

Data Auriga Nusantara mencatat Kalimantan Timur sebagai provinsi dengan angka deforestasi tertinggi di Indonesia pada 2024, mencapai 44.483 hektare. Diikuti oleh Kalimantan Barat (39.598 hektare), Kalimantan Tengah (33.389 hektare), dan Riau (20.812 hektare). Penggundulan hutan secara masif tidak hanya mengancam spesies langka, tetapi juga membahayakan kehidupan manusia.

Pandangan Para Pakar dan Aktivis

Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, M Iqbal Damanik, menyoroti bahwa hilangnya hutan bukan sekadar berkurangnya pohon, melainkan kehancuran sistem kehidupan.

“Ketika hutan terbuka, tidak hanya pohon yang hilang, tetapi juga keanekaragaman hayati, fungsi ekosistem, serta kesejahteraan masyarakat dan orang yang tinggal di sekitar hutan – hal-hal yang seringkali tidak terlihat,” ucapnya kepada VOA Indonesia pada Kamis (2/1/2025).

Menanggapi fenomena bencana yang kian sering akibat kerusakan alam, Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM, Prof. Priyono Suryanto, memberikan peringatan keras. “Banyaknya ragam bencana sudah cukup menjadi alarm agar kita kembali hidup harmonis dengan kesemestaan secara utuh,” ujarnya pada Jumat (24/1/2025), dikutip dari laman UGM.

Artikel Terkait

InShot 20260211

Menkes Sentil Orang Kaya Penerima…

Intisari Berita JAKARTA – Menteri Kesehatan…

InShot 20260211

Data PBI JKN Ditentukan Daerah,…

Intisari Berita Menteri Sosial Saifullah Yusuf…

InShot 20260211

Diduga Tipu Warga Rp25 Juta,…

Intisari Berita Belitung – Jajaran Satreskrim…

Indonesia Peringkat Kedua Dunia dalam Kehilangan Hutan Tropis Primer, Luasnya Capai 10,7 Juta Hektare – Media Daulat Rakyat