Intisari Berita
- Gubernur Aceh Mualem menangis saat diwawancara Najwa Shihab setelah ditanya mengapa banjir Sumatera (termasuk Aceh) belum ditetapkan sebagai bencana nasional.
- Ia mengaku tidak punya kewenangan untuk itu, hanya bisa berusaha dan berdoa sambil berharap bantuan banyak datang, mengingat 18 kabupaten di Aceh rusak parah.
- Najwa mengapresiasi usahanya dan menolak kata maaf yang diberikan.
Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, tak mampu menahan kesedihan dan menangis di hadapan Najwa Shihab dalam sesi wawancara yang kemudian viral setelah diunggah di Instagram pribadi penyiar tersebut.
Momen tangisnya pecah ketika Najwa bertanya: “Soal status bencana yang bukan status bencana nasional, apakah itu menyulitkan Mualem sebagai Gubernur Aceh menangani bencana ini?” ujar Najwa, dikutip dari kanal YouTube Narasi, Selasa (9/12/2025).
Dengan suara bergetar, Mualem mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan status bencana nasional terhadap Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ia hanya bisa berusaha dan berdoa, sementara 18 kabupaten di Aceh mengalami kerusakan parah — antara lain Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Takengon, dan sebagian Bireun yang “lumpuh total”.
“Semoga bantuan-bantuan dapat berada di Aceh, dapat orang tolong ke Aceh seperti itu,” harapnya sambil menunduk dan menangis, bahkan tak bisa berkata-kata lagi ketika bencana tersebut dibahas kembali. Ia kemudian meminta maaf kepada Najwa karena tak kuasa menahan isak tangisnya.
Namun Najwa menolak kata maaf itu dan mengapresiasi usaha Mualem yang setiap malam keliling bertemu rakyat dan membawa bantuan langsung.
“Kita tidak bisa membayangkan betapa beratnya Mualem harus melihat rakyat,” ujar Najwa.
Ketika ditanya apakah ini periode paling berat sebagai pemimpin, Mualem menjawab: “Kita hanya berserah diri kepada Allah apa yang ada kita terima dan kita usaha, cuma itu saja.”












