Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • 100 Oxygen Concentrator Kemenkes Tiba di Belitung, penyerahan langsung dari bupati Belitung ke kepala puskesmas di 5 kecamatan
Inshot 20251211 132451461

100 Oxygen Concentrator Kemenkes Tiba di Belitung, penyerahan langsung dari bupati Belitung ke kepala puskesmas di 5 kecamatan

Intisari Berita

  • Pemkab Belitung menerima 100 unit oxygen concentrator dari Kemenkes sebagai hibah (yang harganya bisa Rp21 juta per unit jika dibeli sendiri).
  • Alat ini akan didistribusikan ke puskesmas dan pustu hingga wilayah kepulauan untuk memenuhi kebutuhan oksigen warga, hasil dari kunjungan kerja untuk menindaklanjuti pembangunan Puskesmas Selat Nasik.

TANJUNG PANDAN BELITUNG — Hibah 100 unit oxygen concentrator dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ke Pemerintah Kabupaten Belitung menjadi dukungan besar, mengingat harga satu unit alat dengan spesifikasi bagus bisa mencapai Rp21 juta, dan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan oksigen di puskesmas dan pustu.

Alat kesehatan ini dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan, terutama di fasilitas kesehatan primer hingga wilayah kepulauan. Wakil Bupati Belitung, Syamsir, mengatakan hibah tersebut sangat membantu karena kebutuhan oksigen di daerah masih cukup tinggi.

Seluruh unit alat tersebut nantinya akan didistribusikan oleh Dinas Kesehatan ke seluruh puskesmas dan pustu, termasuk di daerah-daerah pulau kecil yang sudah teraliri listrik.

“Alhamdulillah nanti Kepala Dinas Kesehatan yang membagikan ke seluruh puskesmas dan pustu sampai wilayah kepulauan. Karena alat ini sangat dibutuhkan jika ada warga yang membutuhkan oksigen,” ujar Syamsir pada Kamis (11/12/2025).

Bantuan hibah dari Kemenkes ini berawal dari kunjungan kerjanya bersama Dinas Kesehatan ke pemerintah pusat, yang dilakukan untuk menindaklanjuti pengajuan pembangunan Puskesmas Selat Nasik yang sudah diajukan sejak 2018.

“Alhamdulillah kami merespon cepat permintaan pusat untuk melengkapi dokumen,” jelasnya.

Ia berharap tahun depan Kabupaten Belitung bisa masuk prioritas bantuan pembangunan, sehingga Puskesmas Selat Nasik dapat memiliki fasilitas rawat inap dan SDM kesehatan yang lebih memadai.

“Puskesmas Selat Nasik melayani warga di empat desa. Banyak bantuan yang tersedia dari pusat, tinggal kita mau mengurus atau tidak. Termasuk bantuan alat ini,” tegasnya.

Alat yang diterima akan dibagikan sebanyak 3–5 unit untuk setiap puskesmas di wilayah kecamatan, sementara pustu akan menerima satu unit. Syamsir juga berpesan agar alat tersebut dirawat dengan baik, dan fasilitas habis pakai seperti selang atau adaptor mulut perlu dianggarkan secara rutin.

“Harapannya alat ini dirawat. Tinggal dianggarkan untuk alat yang dipasang di mulut karena itu habis pakai dan harus langsung dibuang. Mudah-mudahan peralatan ini bisa dipergunakan dan bermanfaat bagi warga yang membutuhkan,” katanya.

Artikel Terkait

InShot 20260213

Pemkab Belitung Matangkan Persiapan Pilkades…

Intisari Berita Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi…

InShot 20260213

Puisi Puisi Edy Sukardi

Tak cukup ESu Tak cukupbahkan bukan…

InShot 20260212

Bhabinkamtibmas Desa Lalang Mediasi Konflik…

Intisari Berita Belitung Timur –Personel Bhabinkamtibmas…

100 Oxygen Concentrator Kemenkes Tiba di Belitung, penyerahan langsung dari bupati Belitung ke kepala puskesmas di 5 kecamatan – Media Daulat Rakyat