Bangka Belitung – Reli harga timah dunia terus berlanjut sepanjang 2026. Dalam perdagangan di London Metal Exchange (LME) pada 13 Mei 2026, harga timah tercatat mencapai 54.812 dolar AS per metrik ton, mendekati level tertinggi tahun ini.
Dengan kurs rupiah terhadap dolar AS yang menyentuh Rp17.503, harga timah logam kini berada di kisaran Rp959.374.436 per metrik ton atau setara Rp959.374 per kilogram.
Kenaikan harga ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi sektor pertambangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang selama ini dikenal sebagai pusat ekspor timah dunia. Nilai ekspor timah Babel tercatat melonjak hingga Rp2,59 triliun, memperkuat kontribusi daerah terhadap perekonomian nasional.
Tren Harga Sejak 2025
Penguatan harga timah sebenarnya telah berlangsung sejak 2025. Pada awal Maret 2026, harga sempat menembus 57.425 dolar AS per metrik ton sebelum terkoreksi hingga mendekati 41 ribu dolar AS pada pertengahan bulan. Namun, harga kembali rebound dan terus bergerak naik hingga pertengahan Mei 2026.












